Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Landai, Pelayanan 80 Persen SPBU Kondusif
Tim SINDOmakassar
Senin, 14 September 2026 - 18:36 WIB
Dari 45 SPBU yang beroperasi di Makassar, sebanyak 35 unit atau sekitar 80 persen di antaranya kini terpantau jauh lebih kondusif dengan waktu tunggu warga yang semakin singkat. Foto/IST
Antrean BBM subsidi di Kota Makassar mulai terurai secara signifikan. Dari 45 SPBU yang beroperasi, sebanyak 35 unit atau sekitar 80 persen di antaranya kini terpantau jauh lebih kondusif dengan waktu tunggu warga yang semakin singkat.
Kelancaran distribusi ini merupakan buah dari kolaborasi intensif antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengatur mekanisme penyaluran di lapangan.
Sejumlah langkah strategis telah diterapkan untuk mempercepat pelayanan. Di antaranya menambah operator dan jalur pengisian, mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam, hingga menghadirkan SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai opsi titik pengisian baru.
Guna memelihara ketertiban, skema ganjil-genap dan pemantauan kondisi antrean secara berkala tetap diberlakukan secara optimal di setiap SPBU.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan semakin landainya antrean di mayoritas SPBU merupakan hasil dari sinergi dan evaluasi yang terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah.
“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat. Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama Pemerintah Daerah agar kondisi pelayanan BBM Subsidi terus membaik,” ujar Okky.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap membeli BBM sesuai kebutuhan tanpa perlu melakukan aksi borong (panic buying). Bagi warga yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan layanan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135.
Kelancaran distribusi ini merupakan buah dari kolaborasi intensif antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengatur mekanisme penyaluran di lapangan.
Sejumlah langkah strategis telah diterapkan untuk mempercepat pelayanan. Di antaranya menambah operator dan jalur pengisian, mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam, hingga menghadirkan SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai opsi titik pengisian baru.
Guna memelihara ketertiban, skema ganjil-genap dan pemantauan kondisi antrean secara berkala tetap diberlakukan secara optimal di setiap SPBU.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan semakin landainya antrean di mayoritas SPBU merupakan hasil dari sinergi dan evaluasi yang terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah.
“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat. Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama Pemerintah Daerah agar kondisi pelayanan BBM Subsidi terus membaik,” ujar Okky.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap membeli BBM sesuai kebutuhan tanpa perlu melakukan aksi borong (panic buying). Bagi warga yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan layanan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135.
(tri)