home news

Perkuat Sosialisasi Ketahanan dan Kebijakan Energi Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 00:27 WIB
Anggota Pemangku Kepentingan DEN, Dr Sripeni Inten Cahyani dan Dr Unggul Priyanto, memberikan keterangan di lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Selasa (15/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional, di Ruang Senat Akademik, lantai 2 Gedung Rektorat Unhas Kampus Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa (15/9/2026).

Agenda bertajuk "Penguatan Pemahaman Publik tentang Kebijakan Energi Nasional dan Ketahanan Energi Nasional" ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, serta memperkuat peran perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan komunitas akademik dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), yang di dalamnya juga memuat mengenai cadangan penyangga energi (CPE)

Anggota Pemangku Kepentingan DEN, Dr Sripeni Inten Cahyani, menyoroti tantangan kondisi kelistrikan regional di Sulawesi yang dipengaruhi oleh dinamika cuaca ekstrem akibat musim kemarau panjang El NiƱo.

"Kita semua tahu bahwa kondisi saat ini ada beberapa kombinasi, yaitu dari cuaca, unsur cuaca, karena kita mengalami masa El Nino yang panas, yang kemarau cukup panjang. Sehingga di mana di sistem Sulawesi ini, PLTA itu mengambil peran 30%," jelasnya.

Ia menambahkan, kendala sempat muncul akibat keterlambatan penyesuaian produksi pada PLTU batubara di Sulawesi Selatan.

"Lalu kemudian juga PLTU batubara itu juga mengambil peran ada 20%. Nah, kemarin ini ada mereka sedang melakukan penyesuaian terhadap produksi batubara sehingga agak sedikit terlambat. Sehingga inilah juga merupakan bagian dari ketidaksiapan dari PLTU batubara yang ada di Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan," tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya