home news

Rahasia Tiga PLTA PT Vale Tetap Andal Pasok Listrik di Tengah Cuaca Ekstrem

Rabu, 16 September 2026 - 16:28 WIB
PT menegaskan komitmen dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi industri nasional melalui pengintegrasian pengelolaan SDA yang bertanggung jawab dengan inovasi rendah karbon. Foto/Istimewa
PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi industri nasional melalui pengintegrasian pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dengan inovasi rendah karbon. Langkah strategis ini membuktikan bahwa ketahanan energi berkelanjutan tak hanya bergantung pada besarnya investasi infrastruktur pembangkit, tetapi juga pada kelestarian ekosistem pendukungnya.

Komitmen tersebut dipaparkan dalam Sosialisasi Kebijakan Energi yang diselenggarakan Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Hasanuddin di Makassar. Operasi pertambangan dan pengolahan nikel PT Vale di Sorowako saat ini ditopang oleh tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yakni Larona, Balambano, dan Karebbe, yang memanfaatkan aliran Sungai Larona dengan total kapasitas terpasang mencapai 365 megawatt.

Wakil Presiden Direktur PT Vale, Abu Ashar, menjelaskan bahwa keberlangsungan pasokan energi hidro sangat bergantung pada daya dukung alam di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Menjaga hutan, menjaga daerah aliran sungai, dan menjaga kualitas air bukan hanya bagian dari komitmen lingkungan, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan energi kami. Energi yang kami gunakan berasal dari alam, sehingga keberlangsungan operasi sangat bergantung pada kemampuan kami menjaga ekosistem tersebut,” ujar Abu.

Pilar utama operasi perusahaan bertumpu pada penerapan praktik pertambangan yang baik, pengelolaan daerah tangkapan air, rehabilitasi lahan, serta perlindungan kualitas air secara konsisten. Air limpasan tambang dikelola secara bertahap melalui kolam pengendapan dan fasilitas pengolahan sebelum dialirkan kembali ke badan air alami sesuai baku mutu lingkungan.

Selain memenuhi kebutuhan internal, anggota holding Mining Industry Indonesia (MIND ID) ini juga menyalurkan tenaga listrik sebesar 10,7 megawatt melalui jaringan PT PLN (Persero) untuk menyuplai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Di tengah tingginya variabilitas kondisi hidrologis dan tantangan iklim, PT Vale mengatur volume serta debit air secara presisi. Pengaturan ini memperhitungkan kebutuhan pembangkitan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem danau, sehingga operasi industri yang mengandalkan energi hidro tetap tangguh menghadapi perubahan cuaca.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya