Cetak Ratusan Agen Perubahan Digital Desa, PLN UID Sulselrabar Raih Gold InTechSEA 2026
Tim SINDOmakassar
Rabu, 16 September 2026 - 18:11 WIB
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menunjukkan penghargaan Gold InTechSEA Awards 2026 yang diraih melalui program TJSL B-POWER. Foto/Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyabet penghargaan Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026 atas keberhasilannya mencetak ratusan agen perubahan digital di tingkat desa.
Apresiasi tingkat nasional ini diraih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "B-POWER: Agen Perubahan Digital, Desa Berdaya Berkelanjutan" untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR) & Pemberdayaan Masyarakat.
Penganugerahan berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026), dan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta Chairman BS7+ Asia Pacific Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat.
Melalui program B-POWER, PLN UID Sulselrabar berkolaborasi dengan Kelas Bebas Bicara untuk memberdayakan generasi muda desa. Pelatihan ini mengintegrasikan penguatan kapasitas komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan berbasis komunitas.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa capaian ini menjadi pendorong semangat bagi PLN untuk terus menghadirkan energi perubahan yang berdampak nyata hingga ke pelosok desa.
“PLN tidak hanya hadir menyediakan listrik, tetapi juga membawa energi perubahan. Melalui B-POWER, kami mendorong pemuda desa agar percaya diri, adaptif terhadap teknologi, dan mampu mengoptimalkan potensi daerahnya. Penghargaan ini memicu kami untuk memperluas manfaat program agar makin banyak desa yang berdaya,” ujar Edyansyah.
Hingga saat ini, program B-POWER telah melatih 409 pemuda melalui sembilan angkatan (batch) pelatihan yang tersebar di 25 desa di Kabupaten Gowa. Dampaknya, para peserta berhasil melahirkan 37 Project Inovasi Desa yang dirancang sesuai kebutuhan dan potensi lokal setempat.
Apresiasi tingkat nasional ini diraih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "B-POWER: Agen Perubahan Digital, Desa Berdaya Berkelanjutan" untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR) & Pemberdayaan Masyarakat.
Penganugerahan berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026), dan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta Chairman BS7+ Asia Pacific Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat.
Melalui program B-POWER, PLN UID Sulselrabar berkolaborasi dengan Kelas Bebas Bicara untuk memberdayakan generasi muda desa. Pelatihan ini mengintegrasikan penguatan kapasitas komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan berbasis komunitas.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa capaian ini menjadi pendorong semangat bagi PLN untuk terus menghadirkan energi perubahan yang berdampak nyata hingga ke pelosok desa.
“PLN tidak hanya hadir menyediakan listrik, tetapi juga membawa energi perubahan. Melalui B-POWER, kami mendorong pemuda desa agar percaya diri, adaptif terhadap teknologi, dan mampu mengoptimalkan potensi daerahnya. Penghargaan ini memicu kami untuk memperluas manfaat program agar makin banyak desa yang berdaya,” ujar Edyansyah.
Hingga saat ini, program B-POWER telah melatih 409 pemuda melalui sembilan angkatan (batch) pelatihan yang tersebar di 25 desa di Kabupaten Gowa. Dampaknya, para peserta berhasil melahirkan 37 Project Inovasi Desa yang dirancang sesuai kebutuhan dan potensi lokal setempat.