BPBD Luwu Timur Bekali Aparatur Desa Materi Penanggulangan Bencana
Fitra Budin
Kamis, 17 September 2026 - 08:06 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, dr April, menjadi pemateri dalam Pelatihan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, dr April, menjadi pemateri dalam Pelatihan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Angkatan III Tahun 2026, Rabu (16/9/26) kemarin.
Materi yang dibawakan berfokus pada penanggulangan bencana di tingkat desa.
Pelatihan yang digelar di Hotel Golden Tulip, Makassar, ini merupakan program Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, berlangsung sejak 12 hingga 18 September 2026.
Dalam paparannya, April meminta aparatur desa tidak segan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun kabupaten ketika menghadapi kendala penanganan bencana di wilayah masing-masing.
"Kerja kolaboratif adalah kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa," kata April di lokasi pelatihan.
Ia menilai aparatur desa memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kondisi lapangan masyarakat, sehingga sinergi antarlini pemerintah menjadi kebutuhan mendasar dalam tata kelola kebencanaan desa.
April menambahkan, pembentukan desa tangguh bencana mesti dimulai dari kesiapsiagaan aparatur desa itu sendiri.
Materi yang dibawakan berfokus pada penanggulangan bencana di tingkat desa.
Pelatihan yang digelar di Hotel Golden Tulip, Makassar, ini merupakan program Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, berlangsung sejak 12 hingga 18 September 2026.
Dalam paparannya, April meminta aparatur desa tidak segan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun kabupaten ketika menghadapi kendala penanganan bencana di wilayah masing-masing.
"Kerja kolaboratif adalah kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa," kata April di lokasi pelatihan.
Ia menilai aparatur desa memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kondisi lapangan masyarakat, sehingga sinergi antarlini pemerintah menjadi kebutuhan mendasar dalam tata kelola kebencanaan desa.
April menambahkan, pembentukan desa tangguh bencana mesti dimulai dari kesiapsiagaan aparatur desa itu sendiri.