Pertamina Perkuat Suplai LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Tim SINDOmakassar
Selasa, 22 September 2026 - 10:29 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyesuaikan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah sepanjang September 2026 untuk merespons perkembangan kebutuhan masyarakat. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyesuaikan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah sepanjang September 2026 untuk merespons perkembangan kebutuhan masyarakat. Penambahan suplai dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi distribusi di masing-masing daerah.
Di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), penyaluran LPG 3 Kg diperkuat hingga mencapai 136 persen dari rata-rata penyaluran normal selama periode September. Tambahan tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran distribusi melalui jaringan penyalur resmi.
Penyesuaian juga dilakukan di Sulawesi Tengah. Untuk wilayah Morowali, Pertamina menambah suplai sekitar 66 persen dari rata-rata penyaluran normal. Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan perkembangan kebutuhan serta hasil pemantauan distribusi di lapangan.
Sementara itu, penyaluran di Sulawesi Utara dan Gorontalo turut disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing daerah. Di Kota Tomohon, misalnya, tambahan suplai mencapai 46,9 persen dari rata-rata penyaluran normal sebagai bagian dari penguatan distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara.
Berbeda dengan sejumlah wilayah tersebut, penyaluran LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara pada September berjalan sesuai alokasi normal. Meski demikian, Pertamina tetap memantau perkembangan kebutuhan dan kondisi distribusi untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penyesuaian alokasi dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik kebutuhan di setiap wilayah.
“Penyaluran LPG 3 Kg kami evaluasi secara berkala berdasarkan kondisi masing-masing wilayah. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan, kami melakukan penyesuaian alokasi dan menambah suplai agar distribusi melalui jaringan resmi tetap berjalan dengan baik,” ujar Lilik.
Di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), penyaluran LPG 3 Kg diperkuat hingga mencapai 136 persen dari rata-rata penyaluran normal selama periode September. Tambahan tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran distribusi melalui jaringan penyalur resmi.
Penyesuaian juga dilakukan di Sulawesi Tengah. Untuk wilayah Morowali, Pertamina menambah suplai sekitar 66 persen dari rata-rata penyaluran normal. Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan perkembangan kebutuhan serta hasil pemantauan distribusi di lapangan.
Sementara itu, penyaluran di Sulawesi Utara dan Gorontalo turut disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing daerah. Di Kota Tomohon, misalnya, tambahan suplai mencapai 46,9 persen dari rata-rata penyaluran normal sebagai bagian dari penguatan distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara.
Berbeda dengan sejumlah wilayah tersebut, penyaluran LPG 3 Kg di Sulawesi Tenggara pada September berjalan sesuai alokasi normal. Meski demikian, Pertamina tetap memantau perkembangan kebutuhan dan kondisi distribusi untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penyesuaian alokasi dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik kebutuhan di setiap wilayah.
“Penyaluran LPG 3 Kg kami evaluasi secara berkala berdasarkan kondisi masing-masing wilayah. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan, kami melakukan penyesuaian alokasi dan menambah suplai agar distribusi melalui jaringan resmi tetap berjalan dengan baik,” ujar Lilik.