Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
Justang Muhammad
Jum'at, 25 September 2026 - 15:49 WIB
Andi Asman saat memberikan sambutan di hadapan ratusan jamaah Salat Jumat di Masjid Raya Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Jumat (25/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Justang Muhammad
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman (BupAAS) mengungkap sejumlah proyek strategis bernilai triliunan rupiah yang diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka ribuan peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Bone, khususnya di wilayah Mappesangka, Kecamatan Ponre.
Hal tersebut disampaikan Andi Asman saat memberikan sambutan di hadapan ratusan jamaah Salat Jumat di Masjid Raya Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Jumat (25/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Bone mengatakan, kawasan Mappesangka ke depan akan mengalami perkembangan signifikan seiring masuknya sejumlah proyek strategis di sektor pertanian, peternakan hingga pendidikan.
Menurutnya, berbagai investasi dan pembangunan tersebut akan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena itu, masyarakat lokal, khususnya generasi muda, harus mempersiapkan diri agar dapat mengambil bagian dalam peluang yang tersedia.
"Saya berharap anak-anak kita, tenaga lokal kita, harus mempersiapkan diri. Karena ke depan akan banyak tenaga kerja yang dibutuhkan dan tenaga lokal harus menjadi prioritas," ujar Andi Asman.
Salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian adalah pembangunan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Mappesangka dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah.
Proyek tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor peternakan dan industri pengolahan hasil ternak, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Hal tersebut disampaikan Andi Asman saat memberikan sambutan di hadapan ratusan jamaah Salat Jumat di Masjid Raya Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Jumat (25/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Bone mengatakan, kawasan Mappesangka ke depan akan mengalami perkembangan signifikan seiring masuknya sejumlah proyek strategis di sektor pertanian, peternakan hingga pendidikan.
Menurutnya, berbagai investasi dan pembangunan tersebut akan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena itu, masyarakat lokal, khususnya generasi muda, harus mempersiapkan diri agar dapat mengambil bagian dalam peluang yang tersedia.
"Saya berharap anak-anak kita, tenaga lokal kita, harus mempersiapkan diri. Karena ke depan akan banyak tenaga kerja yang dibutuhkan dan tenaga lokal harus menjadi prioritas," ujar Andi Asman.
Salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian adalah pembangunan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Mappesangka dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah.
Proyek tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor peternakan dan industri pengolahan hasil ternak, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat sekitar.