home news

Pertamina Sulawesi Perkuat Budaya Anti-Fraud Lewat Sharing Session

Rabu, 30 September 2026 - 00:07 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat budaya integritas dan kesadaran terhadap potensi kecurangan melalui kegiatan Fraud Awareness 2026. Foto/Istimewa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat budaya integritas dan kesadaran terhadap potensi kecurangan melalui kegiatan Fraud Awareness 2026. Kegiatan ini membekali para Perwira dengan pemahaman mengenai modus fraud, tanda-tanda peringatan (red flags), serta langkah mitigasi risiko dalam menjalankan kegiatan operasional dan bisnis perusahaan.

Mengusung tema “Strengthening GCG Through Fraud Awareness & Risk Mitigation: Membedah Modus, Red Flags, dan Celah di Balik Fraud”, kegiatan tersebut digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/9).

Sharing session menghadirkan sejumlah narasumber dari fungsi Internal Audit dan manajemen Pertamina. Mereka yakni VP Operation Internal Audit PT Pertamina Patra Niaga Nahdiyani Hasbi, VP Investigation Internal Audit & Whistle Blowing System PT Pertamina (Persero) Riana, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami beragam modus kecurangan yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja. Pembahasan juga mencakup cara mengenali red flags serta mencermati celah dalam proses kerja yang dapat membuka peluang terjadinya fraud.

Pemahaman terhadap potensi fraud dinilai penting dalam mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan pengelolaan risiko. Kesadaran tersebut diharapkan mendorong setiap Perwira untuk menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan perusahaan sekaligus berperan aktif dalam menjaga integritas lingkungan kerja.

Selain sesi berbagi pengetahuan, Tim Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi turut melakukan penandatanganan komitmen anti-fraud. Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen manajemen untuk memperkuat budaya integritas dan mendukung penerapan tata kelola perusahaan dalam setiap proses bisnis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pencegahan fraud tidak dapat hanya dibebankan kepada fungsi tertentu, tetapi membutuhkan kesadaran dari seluruh Perwira.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya