BRI Peduli Bantu Mahesa Wujudkan Keinginan Punya Sepeda
Luqman Zainuddin
Kamis, 01 Oktober 2026 - 08:29 WIB
Tim BRI Peduli menyerahkan bantuan sepeda kepada Mahesa, siswa kelas VI SD Barunawati, Kota Semarang. Foto: Istimewa
Mahesa, 12, siswa kelas VI SD Barunawati, Kota Semarang, kini tak lagi harus berjalan kaki untuk pergi ke sekolah. Keinginannya memiliki sepeda terwujud setelah mendapat bantuan dari BRI Peduli.
Sebelumnya, berjalan kaki telah menjadi bagian dari keseharian Mahesa. Ia harus menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang atau rob untuk menuju sekolah.
Sepatu yang digunakan Mahesa juga telah menemaninya selama sekitar satu tahun. Kondisinya mulai rusak karena terus digunakan untuk bersekolah. Namun, keadaan tersebut tidak mengurangi semangatnya mengikuti pembelajaran.
Di sekolah, Mahesa dikenal sebagai siswa yang ceria dan lincah. Ia juga antusias mengikuti pelajaran dan aktif bertanya ketika menemukan hal yang belum dipahami.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang Wagiyem.
Di tengah kesehariannya sebagai pelajar, Mahesa memiliki keinginan sederhana, yakni mempunyai sepeda sendiri agar dapat berangkat ke sekolah tanpa berjalan kaki.
Keinginan itu kemudian terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa menerima sepeda yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitasnya menuju sekolah.
Sebelumnya, berjalan kaki telah menjadi bagian dari keseharian Mahesa. Ia harus menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang atau rob untuk menuju sekolah.
Sepatu yang digunakan Mahesa juga telah menemaninya selama sekitar satu tahun. Kondisinya mulai rusak karena terus digunakan untuk bersekolah. Namun, keadaan tersebut tidak mengurangi semangatnya mengikuti pembelajaran.
Di sekolah, Mahesa dikenal sebagai siswa yang ceria dan lincah. Ia juga antusias mengikuti pelajaran dan aktif bertanya ketika menemukan hal yang belum dipahami.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang Wagiyem.
Di tengah kesehariannya sebagai pelajar, Mahesa memiliki keinginan sederhana, yakni mempunyai sepeda sendiri agar dapat berangkat ke sekolah tanpa berjalan kaki.
Keinginan itu kemudian terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa menerima sepeda yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitasnya menuju sekolah.