Komdigi Buka Peluang Pelatihan Digital Gratis untuk ASN
Tim SINDOmakassar
Rabu, 30 September 2026 - 21:47 WIB
Komdigi Buka Peluang Pelatihan Digital Gratis untuk ASN
Peluang pengembangan kompetensi digital bagi aparatur sipil negara (ASN) semakin terbuka lebar. Balai Besar Pelatihan Pengembangan SDM Komdigi Makassar melakukan sosialisasi program pelatihan yang dapat diakses instansi pemerintah, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Selasa, (29/7/2026), di ruang rapat Hamid Awaluddin.
Hadir dalam kesempatan ini, Emilsyah Nur selaku ketua tim yang didampingi oleh Rizqan Halalan. Dalam sosialisasi tersebut, Rizqan memperkenalkan Digital Talent Scholarship (DTS), program pelatihan berbasis learning management system (LMS) yang dikelola langsung oleh Komdigi.
Kabar baiknya bagi ASN, platform ini sudah terhubung dengan aplikasi MyASN, sehingga perolehan jam pelajaran (JP) dari pelatihan yang diikuti otomatis tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah microskill, yakni pembelajaran singkat yang dapat diikuti secara mandiri dan terbuka untuk umum. Setiap materi bernilai 2 JP, dan peserta yang menuntaskannya berhak mendapatkan sertifikat. Cocok bagi pegawai yang ingin menambah kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama.
Selain itu, Komdigi juga menawarkan pelatihan kategori Government Transformation Academy (GTA) yang berfokus pada transformasi digital pemerintahan. Terdapat 32 tema pelatihan yang tersedia, dan pelaksanaannya dapat dibuka secara khusus bagi instansi tertentu melalui komunikasi antarinstansi.
Soal pengajar, Komdigi menyebutkan saat ini instruktur gratis baru tersedia untuk bidang content creator digital.
Tak hanya untuk ASN, sosialisasi ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Pihak Komdigi menyampaikan adanya kemungkinan kerja sama pelatihan bagi pelaku UMKM, khususnya di bidang Kekayaan Intelektual (KI), yang selama ini menjadi salah satu fokus layanan Kanwil Kemenkum Sulsel kepada masyarakat.
Hadir dalam kesempatan ini, Emilsyah Nur selaku ketua tim yang didampingi oleh Rizqan Halalan. Dalam sosialisasi tersebut, Rizqan memperkenalkan Digital Talent Scholarship (DTS), program pelatihan berbasis learning management system (LMS) yang dikelola langsung oleh Komdigi.
Kabar baiknya bagi ASN, platform ini sudah terhubung dengan aplikasi MyASN, sehingga perolehan jam pelajaran (JP) dari pelatihan yang diikuti otomatis tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah microskill, yakni pembelajaran singkat yang dapat diikuti secara mandiri dan terbuka untuk umum. Setiap materi bernilai 2 JP, dan peserta yang menuntaskannya berhak mendapatkan sertifikat. Cocok bagi pegawai yang ingin menambah kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama.
Selain itu, Komdigi juga menawarkan pelatihan kategori Government Transformation Academy (GTA) yang berfokus pada transformasi digital pemerintahan. Terdapat 32 tema pelatihan yang tersedia, dan pelaksanaannya dapat dibuka secara khusus bagi instansi tertentu melalui komunikasi antarinstansi.
Soal pengajar, Komdigi menyebutkan saat ini instruktur gratis baru tersedia untuk bidang content creator digital.
Tak hanya untuk ASN, sosialisasi ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Pihak Komdigi menyampaikan adanya kemungkinan kerja sama pelatihan bagi pelaku UMKM, khususnya di bidang Kekayaan Intelektual (KI), yang selama ini menjadi salah satu fokus layanan Kanwil Kemenkum Sulsel kepada masyarakat.