home news

Asmo Sulsel Edukasi Mahasiswa tentang Bahaya Berkendara Saat Mengantuk

Kamis, 01 Oktober 2026 - 16:04 WIB
Asmo Sulsel menggelar seminar safety riding bertajuk “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi” yang diikuti oleh mahasiswa. Foto/Istimewa
Kopi kerap menjadi pilihan anak muda untuk menahan rasa kantuk. Namun, mengandalkan kafein agar tetap terjaga saat berkendara bukan solusi untuk menggantikan kebutuhan tubuh beristirahat. Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dalam seminar safety riding bertajuk “Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi”.

Kegiatan yang dikemas dalam format talkshow tersebut berlangsung di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar, Rabu (30/9/2026). Sekitar 60 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Makassar mengikuti kegiatan yang mengangkat keterkaitan antara kebiasaan minum kopi, kondisi tubuh, dan keselamatan berkendara.

Berbeda dari edukasi safety riding pada umumnya, Asmo Sulsel memilih kopi sebagai pintu masuk untuk membahas risiko berkendara dalam kondisi lelah dan mengantuk. Talkshow menghadirkan Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel; Aipda Mahir Dg Rani dari Polrestabes Makassar; serta Gloria Christine, mantan barista Maxx Coffee.

Dari sisi kopi, Gloria menjelaskan bahwa kafein dapat membantu menekan pengaruh adenosin, senyawa alami dalam tubuh yang berkaitan dengan munculnya rasa lelah dan kantuk. Meski demikian, efek kafein bersifat sementara dan tidak menggantikan kebutuhan tubuh untuk mendapatkan istirahat yang cukup.

Penjelasan tersebut kemudian dikaitkan dengan aspek keselamatan berkendara. Wanny dan Aipda Mahir mengingatkan bahwa rasa kantuk dan kelelahan dapat menurunkan konsentrasi, kewaspadaan, serta kemampuan pengendara dalam merespons situasi di jalan.

Karena itu, pengendara yang mulai merasa lelah atau mengantuk dianjurkan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Berhenti di tempat yang aman dan beristirahat menjadi pilihan yang lebih tepat dibandingkan hanya mengandalkan kopi untuk menjaga mata tetap terbuka.

“Anak muda sangat dekat dengan kopi, sehingga kami ingin menggunakan kebiasaan tersebut sebagai pintu masuk untuk membahas keselamatan berkendara. Kopi memang bisa membantu mengurangi rasa kantuk untuk sementara, tetapi bukan berarti tubuh sudah kembali siap untuk berkendara. Kalau sudah lelah atau mengantuk, pilihan yang paling aman adalah berhenti dan beristirahat terlebih dahulu,” ujar Wanny.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya