home news

TALENIKA Uji Platform Recruitment Bersama Perusahaan

Kamis, 01 Oktober 2026 - 18:32 WIB
TALENIKA menggelar Gathering dan Beta Testing bersama perwakilan perusahaan di Makassar, Rabu (30/9/2026) kemarin. Foto/Istimewa
Kebutuhan perusahaan terhadap proses rekrutmen yang lebih efisien mendorong TALENIKA mengembangkan platform berbasis teknologi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Untuk menguji sekaligus menyempurnakan layanan tersebut, TALENIKA menggelar Gathering dan Beta Testing bersama perwakilan perusahaan di Makassar, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi TALENIKA untuk memperkenalkan pengalaman penggunaan platform secara langsung sekaligus menghimpun masukan dari perusahaan mengenai berbagai tantangan dalam proses recruitment.

Dalam sesi beta testing, peserta dari kalangan perusahaan berkesempatan menyampaikan pertanyaan, tanggapan, dan kebutuhan terkait pengelolaan proses rekrutmen. Pembahasan mencakup pengelolaan database kandidat, screening CV, akses kandidat setelah lowongan berakhir, komunikasi dengan kandidat, hingga pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI).

Salah satu masukan yang mengemuka adalah kebutuhan terhadap fitur automated interview invitation. Fitur tersebut memungkinkan perusahaan membuat proses undangan wawancara secara otomatis dan mengirimkannya kepada sejumlah kandidat secara bersamaan.

Masukan itu menjadi bahan evaluasi bagi TALENIKA dalam mengembangkan fitur yang dapat membantu perusahaan mengelola proses rekrutmen secara lebih efisien, terutama ketika harus menangani kandidat dalam jumlah besar.

Selain menguji fitur, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan TALENIKA untuk memahami lebih dekat kebutuhan perusahaan dalam mencari, menyeleksi, dan mengelola kandidat. Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bagian dari proses pengembangan platform agar solusi yang ditawarkan tetap relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui beta testing, TALENIKA membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan dalam proses pengembangan platform. Pendekatan ini diarahkan agar pengembangan teknologi tidak hanya berfokus pada fitur, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman dan persoalan yang dihadapi pengguna dalam proses rekrutmen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya