home news

Aktivasi Serentak 480 SPPG 3T di Wilayah Timur Indonesia

Jum'at, 02 Oktober 2026 - 23:19 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi di Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Jumat (2/10/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, serta tamu undangan lainnya.

Diketahui, Sulawesi Selatan dipilih sebagai lokasi utama aktivasi SPPG di 16 provinsi dan 116 kabupaten/kota di wilayah Timur Indonesia, dengan total 480 SPPG, terdiri atas 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG terpencil.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengapresiasi BGN yang memilih Sulawesi Selatan sebagai lokasi utama aktivasi SPPG di wilayah Timur Indonesia.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BGN karena memilih Sulsel untuk peresmian SPPG wilayah 3T. Kami tentu mengapresiasi Bapak Kepala BGN membuka atau mengaktivasi SPPG terutama di daerah 3T dan memiliki prevalensi stunting yang tinggi," kata Andi Sudirman.

Menurutnya, kehadiran SPPG di wilayah 3T menjadi langkah penting untuk memastikan anak-anak di daerah yang memiliki keterbatasan akses tetap memperoleh makanan bergizi setiap hari.

"Karena masyarakat di 3T, anak-anaknya tentu berharap ingin diberi makan setiap hari dengan makanan yang bergizi," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya