Peminat UMI Capai 16.530, Prof Hambali: Ini Adalah Kepercayaan Besar
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 03 Oktober 2026 - 10:29 WIB
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat. Foto: Istimewa
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI. Dari jumlah tersebut, 5.278 orang telah dinyatakan lolos seleksi dan resmi menjadi mahasiswa baru UMI Angkatan 2026.
Angka 5.278 tersebut belum merupakan keseluruhan penerimaan mahasiswa baru UMI untuk Tahun Akademik 2026/2027. UMI masih membuka siklus penerimaan pada semester berikutnya untuk sejumlah jenjang, program studi, program profesi, dan jalur pendidikan lainnya.
Setiap tahun, pada penerimaan semester genap, UMI rata-rata kembali menerima sekitar 1.300 hingga 1.500 mahasiswa baru. Mereka antara lain berasal dari berbagai program studi magister (S2), doktor (S3), Program Profesi Insinyur, Profesi Apoteker, Profesi Ners, Profesi Akuntansi, program pendidikan dokter spesialis, Profesi Dokter, Profesi Dokter Gigi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta Pendidikan Profesi Guru Agama (PPA) dan program lain sesuai periode penerimaannya.
Dengan pola penerimaan tersebut, UMI menargetkan jumlah mahasiswa baru secara keseluruhan pada Tahun Akademik 2026/2027 dapat mencapai sekitar 7.000 mahasiswa.
Artinya, angka 5.278 mahasiswa baru yang tercatat saat ini harus dibaca sebagai bagian dari satu siklus penerimaan tahunan yang masih berjalan.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Angkatan 2026. Menurutnya, besarnya jumlah peminat merupakan kepercayaan yang harus dijawab UMI melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan.
“Sebanyak 16.530 peminat yang memilih berbagai program studi di UMI merupakan kepercayaan yang besar. Pada semester awal ini, 5.278 mahasiswa baru telah resmi bergabung. Insya Allah, dengan penerimaan berbagai program pada semester berikutnya, kita optimistis target sekitar 7.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dapat tercapai,” ujar Prof Hambali.
Angka 5.278 tersebut belum merupakan keseluruhan penerimaan mahasiswa baru UMI untuk Tahun Akademik 2026/2027. UMI masih membuka siklus penerimaan pada semester berikutnya untuk sejumlah jenjang, program studi, program profesi, dan jalur pendidikan lainnya.
Setiap tahun, pada penerimaan semester genap, UMI rata-rata kembali menerima sekitar 1.300 hingga 1.500 mahasiswa baru. Mereka antara lain berasal dari berbagai program studi magister (S2), doktor (S3), Program Profesi Insinyur, Profesi Apoteker, Profesi Ners, Profesi Akuntansi, program pendidikan dokter spesialis, Profesi Dokter, Profesi Dokter Gigi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta Pendidikan Profesi Guru Agama (PPA) dan program lain sesuai periode penerimaannya.
Dengan pola penerimaan tersebut, UMI menargetkan jumlah mahasiswa baru secara keseluruhan pada Tahun Akademik 2026/2027 dapat mencapai sekitar 7.000 mahasiswa.
Artinya, angka 5.278 mahasiswa baru yang tercatat saat ini harus dibaca sebagai bagian dari satu siklus penerimaan tahunan yang masih berjalan.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Angkatan 2026. Menurutnya, besarnya jumlah peminat merupakan kepercayaan yang harus dijawab UMI melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan.
“Sebanyak 16.530 peminat yang memilih berbagai program studi di UMI merupakan kepercayaan yang besar. Pada semester awal ini, 5.278 mahasiswa baru telah resmi bergabung. Insya Allah, dengan penerimaan berbagai program pada semester berikutnya, kita optimistis target sekitar 7.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dapat tercapai,” ujar Prof Hambali.