Indosat Perkuat Jaringan 5G di Makassar, Dukung Aktivitas Digital Masyarakat
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 09 Oktober 2026 - 21:38 WIB
Manajemen Indosat Circle Kalisumapa berfoto bersama seusai acara Indosat 5G Media Gathering Kota Makassar. Foto/Tri Yari Kurniawan
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat jaringan 5G di Makassar untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang. Mulai dari bekerja secara mobile, menjalankan usaha, bermain gim daring, hingga memproduksi konten.
Indosat menyebut jaringan 5G-nya telah mencakup seluruh daratan di Makassar dengan potensi jangkauan mencapai 1,2 juta penduduk, serta terus dikembangkan ke wilayah Gowa dan Maros.
Penguatan jaringan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang bergantung pada konektivitas internet. Kebutuhan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kecepatan akses, tetapi juga kestabilan jaringan ketika digunakan untuk berbagai aktivitas secara bersamaan.
Makassar sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi dan pintu gerbang Indonesia Timur memiliki kebutuhan konektivitas yang beragam. Pelaku usaha memanfaatkan platform digital untuk menjangkau konsumen, mahasiswa mengakses materi pembelajaran, sementara pekerja dan kreator konten mengandalkan internet untuk berkomunikasi, berkolaborasi, serta membagikan karya.
SVP Head of Region Sulawesi IOH, Beni Iskandar, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota penting dalam pengembangan jaringan 5G Indosat karena tingginya aktivitas digital masyarakat.
“Seluruh daratan di Makassar sudah terjangkau jaringan 5G kami. Cakupannya telah mencapai sekitar 1,2 juta penduduk dan akan terus kami kembangkan, termasuk ke Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros,” ujar Beni dalam acara Indosat 5G Media Gathering Kota Makassar dengan tema "Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G!".
Menurut dia, perkembangan teknologi dan perubahan pola aktivitas masyarakat membuat kebutuhan konektivitas semakin beragam. Jaringan internet kini digunakan untuk mendukung pekerjaan dari berbagai lokasi, hiburan digital, komunikasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Indosat menyebut jaringan 5G-nya telah mencakup seluruh daratan di Makassar dengan potensi jangkauan mencapai 1,2 juta penduduk, serta terus dikembangkan ke wilayah Gowa dan Maros.
Penguatan jaringan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang bergantung pada konektivitas internet. Kebutuhan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kecepatan akses, tetapi juga kestabilan jaringan ketika digunakan untuk berbagai aktivitas secara bersamaan.
Makassar sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi dan pintu gerbang Indonesia Timur memiliki kebutuhan konektivitas yang beragam. Pelaku usaha memanfaatkan platform digital untuk menjangkau konsumen, mahasiswa mengakses materi pembelajaran, sementara pekerja dan kreator konten mengandalkan internet untuk berkomunikasi, berkolaborasi, serta membagikan karya.
SVP Head of Region Sulawesi IOH, Beni Iskandar, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota penting dalam pengembangan jaringan 5G Indosat karena tingginya aktivitas digital masyarakat.
“Seluruh daratan di Makassar sudah terjangkau jaringan 5G kami. Cakupannya telah mencapai sekitar 1,2 juta penduduk dan akan terus kami kembangkan, termasuk ke Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros,” ujar Beni dalam acara Indosat 5G Media Gathering Kota Makassar dengan tema "Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G!".
Menurut dia, perkembangan teknologi dan perubahan pola aktivitas masyarakat membuat kebutuhan konektivitas semakin beragam. Jaringan internet kini digunakan untuk mendukung pekerjaan dari berbagai lokasi, hiburan digital, komunikasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).