Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:03 WIB
Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area (NTAA), Batam, Kepulauan Riau. Foto/IST
Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area (NTAA), Batam, Kepulauan Riau. Rencana pengaktifan kembali layanan ini mendapat respons positif dari sejumlah mitra usaha yang menyatakan kesediaannya untuk kembali menggunakan layanan perusahaan.
Sebagai bagian dari persiapan, PJM telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta tenaga pandu untuk memastikan kelancaran pelayanan kapal di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan dengan dukungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sebagai induk perusahaan.
Kesiapan operasional tersebut juga disampaikan langsung oleh Direktur Utama PJM dalam pertemuan dengan sejumlah mitra usaha yang sebelumnya telah menggunakan layanan perusahaan di NTAA.
Pertemuan itu menjadi ajang untuk mempererat kemitraan, menyampaikan perkembangan persiapan operasional, sekaligus menyelaraskan kebutuhan pengguna jasa dengan layanan yang akan diberikan.
Dalam pertemuan tersebut, para mitra menyambut positif rencana pengaktifan kembali layanan PJM di Nipah. Mereka juga menyatakan kesediaan untuk kembali memanfaatkan layanan perusahaan di kawasan tersebut.
Direktur Utama PJM, Arief Hermawan, mengatakan perusahaan mempersiapkan berbagai aspek operasional untuk memastikan layanan STS berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas pelayanan.
“Kami telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kesiapan tenaga pandu, untuk memastikan layanan STS di Nipah dapat berjalan secara optimal. Melalui komunikasi langsung dengan para mitra, kami ingin memastikan bahwa layanan yang kami hadirkan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari persiapan, PJM telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta tenaga pandu untuk memastikan kelancaran pelayanan kapal di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan dengan dukungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sebagai induk perusahaan.
Kesiapan operasional tersebut juga disampaikan langsung oleh Direktur Utama PJM dalam pertemuan dengan sejumlah mitra usaha yang sebelumnya telah menggunakan layanan perusahaan di NTAA.
Pertemuan itu menjadi ajang untuk mempererat kemitraan, menyampaikan perkembangan persiapan operasional, sekaligus menyelaraskan kebutuhan pengguna jasa dengan layanan yang akan diberikan.
Dalam pertemuan tersebut, para mitra menyambut positif rencana pengaktifan kembali layanan PJM di Nipah. Mereka juga menyatakan kesediaan untuk kembali memanfaatkan layanan perusahaan di kawasan tersebut.
Direktur Utama PJM, Arief Hermawan, mengatakan perusahaan mempersiapkan berbagai aspek operasional untuk memastikan layanan STS berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas pelayanan.
“Kami telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kesiapan tenaga pandu, untuk memastikan layanan STS di Nipah dapat berjalan secara optimal. Melalui komunikasi langsung dengan para mitra, kami ingin memastikan bahwa layanan yang kami hadirkan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan,” ujarnya.