Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa
Tim SINDOmakassar
Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:03 WIB
Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa setiap program kerja fakultas harus berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, peningkatan mutu pendidikan.
Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib, menegaskan bahwa setiap program kerja fakultas harus berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, peningkatan mutu pendidikan, dan pencapaian tujuan strategis universitas, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI Tahun 2026 di Auditorium Al-Jibra UMI, Makassar, Rabu (14/10/2026).
Rektor mengingatkan bahwa rapat kerja tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin untuk menyusun daftar kegiatan dan membagi anggaran. Setiap program harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, manfaat terukur, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan fakultas dan kemajuan universitas.
“Program harus menjawab kebutuhan mahasiswa dan tujuan universitas, bukan kepentingan kelompok,” menjadi pesan utama Rektor dalam forum tersebut.
Menurutnya, perencanaan program kerja perlu dimulai dengan mengidentifikasi persoalan yang harus diselesaikan, kebutuhan yang harus dipenuhi, dan hasil yang ingin dicapai. Dengan pendekatan ini, setiap anggaran dan sumber daya yang digunakan diharapkan memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa dan institusi.
Raker FTI UMI 2026 mengusung tema “Transformasi FTI Berbasis Digitalisasi, SDM Unggul, Berintegritas, dan Bernilai Islami Menuju Inovasi Berkelanjutan Berdaya Saing Global.”
Tema tersebut menjadi landasan untuk menyelaraskan pengembangan fakultas dengan perubahan teknologi, kebutuhan dunia industri, serta tuntutan peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI Tahun 2026 di Auditorium Al-Jibra UMI, Makassar, Rabu (14/10/2026).
Rektor mengingatkan bahwa rapat kerja tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin untuk menyusun daftar kegiatan dan membagi anggaran. Setiap program harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, manfaat terukur, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan fakultas dan kemajuan universitas.
“Program harus menjawab kebutuhan mahasiswa dan tujuan universitas, bukan kepentingan kelompok,” menjadi pesan utama Rektor dalam forum tersebut.
Menurutnya, perencanaan program kerja perlu dimulai dengan mengidentifikasi persoalan yang harus diselesaikan, kebutuhan yang harus dipenuhi, dan hasil yang ingin dicapai. Dengan pendekatan ini, setiap anggaran dan sumber daya yang digunakan diharapkan memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa dan institusi.
Raker FTI UMI 2026 mengusung tema “Transformasi FTI Berbasis Digitalisasi, SDM Unggul, Berintegritas, dan Bernilai Islami Menuju Inovasi Berkelanjutan Berdaya Saing Global.”
Tema tersebut menjadi landasan untuk menyelaraskan pengembangan fakultas dengan perubahan teknologi, kebutuhan dunia industri, serta tuntutan peningkatan daya saing perguruan tinggi.