Matangkan Layanan Kemenkum Sulsel Melalui Evaluasi Aplikasi La Macca
Tim SINDOmakassar
Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:06 WIB
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (TUM) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi. Foto: Istimewa
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (TUM) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi melalui pengembangan dan implementasi aplikasi La Macca. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Melalui evaluasi implementasi Aksi Perubahan, Meydi Zulqadri mematangkan pemanfaatan La Macca sebagai inovasi digital yang mengintegrasikan berbagai layanan administrasi dan umum dalam satu platform. Evaluasi ini berlangsung di Ruang Rapat Baharuddin Lopa Kanwil Sulsel, Kamis (15/10/2026) menjadi bagian dari upaya memastikan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pegawai maupun masyarakat pengguna layanan.
Aplikasi La Macca dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan pelayanan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual atau melalui berbagai saluran komunikasi yang terpisah. Kondisi tersebut berpotensi memperlambat proses administrasi, menimbulkan pekerjaan berulang, serta menyulitkan penelusuran data dan dokumentasi layanan.
Melalui La Macca, sejumlah fitur dikembangkan, antara lain rekapitulasi konten publikasi, chatbot layanan Kanwil Sulsel, buku tamu digital melalui SIMTAMU, pengajuan izin magang dan penelitian melalui SIMANIS, layanan pengaduan masyarakat, pengelolaan jadwal kegiatan pimpinan, peminjaman ruangan, penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta rekapitulasi data harmonisasi regulasi.
Implementasi aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pelayanan, memudahkan pemantauan status permohonan, serta menyediakan basis data yang lebih terstruktur dan mudah ditelusuri. Selain itu, La Macca menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Meydi Zulqadri menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan keterlibatan seluruh unit kerja agar pemanfaatan aplikasi dapat berjalan secara optimal. Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh komitmen pengguna dalam membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan.
“La Macca kami hadirkan untuk menyederhanakan proses layanan administrasi agar lebih cepat, terintegrasi, dan mudah dipantau. Kami ingin setiap proses dapat dilakukan secara lebih efektif, terdokumentasi dengan baik, serta memberikan kemudahan bagi pegawai dan masyarakat. Karena itu, dukungan dan konsistensi seluruh unit kerja menjadi kunci agar aplikasi ini benar-benar memberikan manfaat,” ujar Meydi Zulqadri.
Melalui evaluasi implementasi Aksi Perubahan, Meydi Zulqadri mematangkan pemanfaatan La Macca sebagai inovasi digital yang mengintegrasikan berbagai layanan administrasi dan umum dalam satu platform. Evaluasi ini berlangsung di Ruang Rapat Baharuddin Lopa Kanwil Sulsel, Kamis (15/10/2026) menjadi bagian dari upaya memastikan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pegawai maupun masyarakat pengguna layanan.
Aplikasi La Macca dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan pelayanan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual atau melalui berbagai saluran komunikasi yang terpisah. Kondisi tersebut berpotensi memperlambat proses administrasi, menimbulkan pekerjaan berulang, serta menyulitkan penelusuran data dan dokumentasi layanan.
Melalui La Macca, sejumlah fitur dikembangkan, antara lain rekapitulasi konten publikasi, chatbot layanan Kanwil Sulsel, buku tamu digital melalui SIMTAMU, pengajuan izin magang dan penelitian melalui SIMANIS, layanan pengaduan masyarakat, pengelolaan jadwal kegiatan pimpinan, peminjaman ruangan, penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta rekapitulasi data harmonisasi regulasi.
Implementasi aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pelayanan, memudahkan pemantauan status permohonan, serta menyediakan basis data yang lebih terstruktur dan mudah ditelusuri. Selain itu, La Macca menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Meydi Zulqadri menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan keterlibatan seluruh unit kerja agar pemanfaatan aplikasi dapat berjalan secara optimal. Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh komitmen pengguna dalam membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan.
“La Macca kami hadirkan untuk menyederhanakan proses layanan administrasi agar lebih cepat, terintegrasi, dan mudah dipantau. Kami ingin setiap proses dapat dilakukan secara lebih efektif, terdokumentasi dengan baik, serta memberikan kemudahan bagi pegawai dan masyarakat. Karena itu, dukungan dan konsistensi seluruh unit kerja menjadi kunci agar aplikasi ini benar-benar memberikan manfaat,” ujar Meydi Zulqadri.