home news

Komitmen Berdiri di Atas Kebenaran, Sikap Kakak dan Adik Kandung Husniah Talenrang Layak Dicontoh

Jum'at, 16 Oktober 2026 - 19:52 WIB
Sikap keluarga besar Husniah Talenrang yang sejak awal memilih sikap berdiri di atas kebenaran dan memegang prinsip siri’ na pacce dalam berbagai kasus yang melilit Husniah di Kabupaten Gowa. Foto: Is
Sikap keluarga besar Husniah Talenrang yang sejak awal memilih sikap berdiri di atas kebenaran dan memegang prinsip siri’ na pacce dalam berbagai kasus yang melilit Husniah di Kabupaten Gowa, menuai apresiasi dari lintas kalangan.

Baik kalangan akademisi, aktivis, dan tokoh masyarakat hingga warga net atau netizen, menyebut sikap keluarga besar Husniah, terutama semua saudara kandungnya yang secara tegas tidak membenarkan atau membela prilaku Husniah yang melakukan pelanggaran dan perbuatan tercela, dinilai patut di contoh.

Akademisi STAI DDI Makassar, Dr Syamsul Bahri menuturkan, keluarga besar Husniah yang jauh sebelum ada putusan Mahkamah Agung dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberhentikan tidak dengan hormat Husniah sebagai Bupati Gowa, sudah mempertegas sikapnya untuk tidak membela atau mengintervensi proses yang berjalan.

“Saat Pansus Hak Angket bergulir di DPRD Gowa, keluarga besar Husniah sudah mempertegas sikapnya dengan berdiri di atas kebenaran. Sama sekali tidak melakukan upaya intervensi atau mencampuri proses yang berjalan di DPRD saat itu, maupun berbagai kasus yang menyeret Husniah yang ditangani kepolisian,” ujar Syamsul Bahri, Jumat (16/10/26).

Menurutnya, beberapa saudara kandung Husniah yang memiliki pengaruh, seperti Komjen Pol (Purn) Fadil Imran, bisa saja memanfaatkan posisi dan jaringan yang dimiliki untuk membantu atau membela Husniah. Namun hal itu sama sekali tidak dilakukan. Malah sebaliknya, menyatakan dukungan kepada DPRD yang menggulirkan hak angket, maupun kepada aparat hukum yang memproses berbagai kasus.

“Tentu sikap yang ditunjukkan keluarga besar Husniah ini sudah melalui pertimbangan matang. Apalagi sudah memvalidasi sendiri dan mengumpulkan berbagai fakta yang dinilainya memang ada penyimpangan etika dan moral, serta norma sebagai pejabat publik. Di sinilah sikap dan kebesaran hati keluarga besar Husniah, terutama semua saudara kandungnya yang sama sekali tidak melakukan berbagai upaya atau mengintervensi membenarkan prilaku Husniah. Di tambah memang, keluarga ini sudah mengingatkan dan menasehati dari dulu Husniah,” papar Ancu, sapaan akrab Syamsul Bahri.

Mantan aktivis UIN Alauddin Makassar ini menambahkan, sikap yang telah ditunjukkan keluarga besar Husniah, hendaknya dijadikan contoh dan pelajaran bagi siapapun, bahwa kebenaran di atas segala-galanya, atau kebenaran tidak boleh kalah hanya karena faktor saudara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya