Vale Indonesia Serah Terimakan Enam Rumah Layak Huni bagi Warga Kolaka
Tim SINDOmakassar
Senin, 19 Oktober 2026 - 15:37 WIB
PT Vale Indonesia Tbk melakukan serah terima bantuan bedah rumah RTLH kepada warga Kabupaten Kolaka. Foto/Istimewa
Hujan yang sebelumnya membuat bagian dalam rumah basah hingga kasur harus diperas kini tak lagi menjadi kekhawatiran Hasnah. Warga Desa Huko-Huko, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu kini dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman bersama keluarganya setelah menerima bantuan rehabilitasi rumah dari PT Vale Indonesia Tbk.
Hasnah merupakan satu dari enam penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Vale Indonesia di tiga desa di Kabupaten Kolaka. Perusahaan menyerahterimakan enam rumah hasil rehabilitasi tersebut pada 17 Oktober 2026.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Vale Indonesia ke-58 pada Juli 2026 sekaligus wujud kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa.
Rehabilitasi enam rumah tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 23 Agustus 2026. Program ini mencakup Desa Longgori, Desa Huko-Huko, dan Desa Pesouha, dengan tujuan menghadirkan hunian yang lebih layak dan nyaman bagi penerima manfaat beserta keluarganya.
“Program RTLH merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi sosial, dalam hal ini melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan,” kata Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma.
Ia menjelaskan, kontribusi sosial Vale Indonesia melalui Program Pemberdayaan Masyarakat tidak terbatas pada penyediaan hunian layak. Program tersebut juga mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Bagi Hasnah, bantuan tersebut membawa perubahan nyata bagi kehidupan keluarganya. Ia mengaku bersyukur dapat menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya kerap menghadapi persoalan ketika hujan turun.
Hasnah merupakan satu dari enam penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Vale Indonesia di tiga desa di Kabupaten Kolaka. Perusahaan menyerahterimakan enam rumah hasil rehabilitasi tersebut pada 17 Oktober 2026.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Vale Indonesia ke-58 pada Juli 2026 sekaligus wujud kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa.
Rehabilitasi enam rumah tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 23 Agustus 2026. Program ini mencakup Desa Longgori, Desa Huko-Huko, dan Desa Pesouha, dengan tujuan menghadirkan hunian yang lebih layak dan nyaman bagi penerima manfaat beserta keluarganya.
“Program RTLH merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi sosial, dalam hal ini melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan,” kata Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma.
Ia menjelaskan, kontribusi sosial Vale Indonesia melalui Program Pemberdayaan Masyarakat tidak terbatas pada penyediaan hunian layak. Program tersebut juga mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Bagi Hasnah, bantuan tersebut membawa perubahan nyata bagi kehidupan keluarganya. Ia mengaku bersyukur dapat menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya kerap menghadapi persoalan ketika hujan turun.