home news

Polda Sulsel Siapkan Pembinaan dan Akses Kerja Pemuda Terlibat Bentrok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:32 WIB
Barang bukti yang diamankan dari lokasi bentrok saat dipamerkan di press release Penanganan Perang Kelompok di Mapolda Sulsel. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan program pembinaan terpadu bagi pemuda yang terlibat perang kelompok, khususnya di Kota Makassar. Program ini tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga pembentukan karakter dan penyediaan akses pekerjaan untuk mencegah aksi kekerasan berulang.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Dr. Awal Chairuddin, mengatakan pemuda yang telah diamankan akan mengikuti pembinaan khusus di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel.

“Langkah ini diharapkan menjadi upaya pencegahan sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperbaiki perilaku dan menjalani aktivitas yang lebih positif,” katanya dalam konferensi pers terkait penanganan perang kelompok di Lobi Mapolda Sulsel, Rabu (21/10/2026).

Program tersebut akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua, ketua RT/RW, hingga lurah setempat. Keterlibatan mereka diharapkan dapat membantu mengawasi perkembangan peserta selama menjalani pembinaan.

“Mulai dari orang tua, ketua RT/RW, sampai lurah setempat diharapkan mengetahui dan terlibat mengawasi perkembangan para pemuda selama menjalani pembinaan,” tambahnya.

Awal mengatakan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) bersama pihak SPN juga akan menyiapkan sertifikat kesadaran diri bagi peserta. Sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi moral sekaligus pengingat agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

Menurut dia, penanganan perang kelompok tidak cukup hanya melalui penindakan hukum dan pengamanan. Provokasi melalui media sosial juga dinilai dapat memicu bentrokan antarkelompok pemuda.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya