home news

Jaga Kestabilan Sistem Kelistrikan Sulbagsel, PLN Lakukan Manajemen Beban Sementara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:07 WIB
PT PLN (Persero) UID Sulselrabar melakukan manajemen beban guna menjaga kestabilan sistem dan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat. Foto: Istimewa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan manajemen beban guna menjaga kestabilan sistem dan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.

Langkah ini diambil setelah terjadi gangguan teknis pada pembangkit swasta PLTU Punagaya yang berdampak pada berkurangnya daya mampu pasok sistem kelistrikan Sulbagsel.

Selain gangguan tersebut, kondisi kemarau panjang (_El Nino Godzilla_) menyebabkan daya mampu pasok pembangkit berbasis hidro ikut menurun drastis hingga 700 MW.

Kedua faktor ini mengakibatkan berkurangnya pasokan listrik sehingga sebagian pelanggan merasakan gangguan pasokan listrik di rumahnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.

"Kami memohon maaf atas terganggunya kenyamanan pelanggan. Manajemen beban ini terpaksa dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem agar tidak terjadi gangguan yang lebih luas dan pasokan listrik tetap berkelanjutan bagi masyarakat. Saat ini seluruh tim kami bekerja untuk mempercepat pemulihan dan memastikan layanan kelistrikan kembali normal," ujar Didik.

Sebagai langkah mitigasi, PLN berkoordinasi intensif terkait kendala teknis pada pembangkit yang terganggu serta mengerahkan berbagai tim untuk menanggulangi situasi ini. PLN juga telah menyiapkan tambahan pembangkit sebesar 62 MW guna mendukung pasokan listrik di wilayah UID Sulselrabar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya