FK UMI Jangkau Diaspora Indonesia di Hiroshima, Hadirkan Edukasi Kesehatan dan Wakaf Al-Qur’an
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 15:31 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) menjangkau pelajar dan masyarakat diaspora Indonesia di Hiroshima, Jepang, melalui International Community Service Program di Masjid Kasumi.
Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) menjangkau pelajar dan masyarakat diaspora Indonesia di Hiroshima, Jepang, melalui International Community Service Program di Masjid Kasumi, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini mempertemukan edukasi kesehatan dengan kepedulian sosial dan dukungan terhadap kehidupan keagamaan komunitas Indonesia di luar negeri.
Program tersebut menyasar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hiroshima dan masyarakat Indonesia yang berdomisili di wilayah tersebut. Melalui sesi berbagi pengetahuan dan diskusi interaktif, delegasi FK UMI membahas penyakit degeneratif, terutama diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.
Pembahasan mencakup faktor risiko, pentingnya deteksi dini, serta peran pola hidup sehat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit kronis. Peserta memperoleh ruang untuk mendiskusikan persoalan kesehatan dan memperluas pemahaman tentang upaya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan di Masjid Kasumi menempatkan literasi kesehatan sebagai bagian penting dari pengabdian. Pengetahuan mengenai penyakit dan faktor risikonya diharapkan membantu peserta lebih memperhatikan pemeriksaan kesehatan berkala serta mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan.
Pendekatan dialogis memberi kesempatan bagi pelajar dan masyarakat diaspora untuk terlibat dalam pembahasan. Dengan demikian, pengetahuan kedokteran dapat disampaikan melalui percakapan yang dekat dengan kebutuhan komunitas.
Delegasi dipimpin Dekan FK UMI, Dr dr Nasrudin A.M, didampingi Dr dr Erlin Syahril, Dr dr Rachmat Faisal, dr. Rezky Putri Indarwati, dr Muhammad Alim Jaya, dr Dian Fahmi, M.Biomed serta dr. Arief Abdurrazaq Dharma.
Kegiatan ini mempertemukan edukasi kesehatan dengan kepedulian sosial dan dukungan terhadap kehidupan keagamaan komunitas Indonesia di luar negeri.
Program tersebut menyasar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Hiroshima dan masyarakat Indonesia yang berdomisili di wilayah tersebut. Melalui sesi berbagi pengetahuan dan diskusi interaktif, delegasi FK UMI membahas penyakit degeneratif, terutama diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.
Pembahasan mencakup faktor risiko, pentingnya deteksi dini, serta peran pola hidup sehat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit kronis. Peserta memperoleh ruang untuk mendiskusikan persoalan kesehatan dan memperluas pemahaman tentang upaya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan di Masjid Kasumi menempatkan literasi kesehatan sebagai bagian penting dari pengabdian. Pengetahuan mengenai penyakit dan faktor risikonya diharapkan membantu peserta lebih memperhatikan pemeriksaan kesehatan berkala serta mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan.
Pendekatan dialogis memberi kesempatan bagi pelajar dan masyarakat diaspora untuk terlibat dalam pembahasan. Dengan demikian, pengetahuan kedokteran dapat disampaikan melalui percakapan yang dekat dengan kebutuhan komunitas.
Delegasi dipimpin Dekan FK UMI, Dr dr Nasrudin A.M, didampingi Dr dr Erlin Syahril, Dr dr Rachmat Faisal, dr. Rezky Putri Indarwati, dr Muhammad Alim Jaya, dr Dian Fahmi, M.Biomed serta dr. Arief Abdurrazaq Dharma.