home news

BRI Salurkan 270 Pompa Air untuk Atasi Karhutla

Senin, 02 November 2026 - 15:37 WIB
Penyerahan secara simbolis bantuan pompa air dari BRI Peduli. Foto: Istimewa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan 270 unit mesin pompa air untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Bantuan melalui program BRI Peduli tersebut disalurkan pada 12 Oktober 2026 dengan menjangkau sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Landak dan Sanggau.

Selain mesin pompa air atau water pump, BRI juga menyediakan perlengkapan pendukung berupa selang hisap sepanjang lima meter, selang air, dan nosel. Peralatan tersebut ditujukan untuk membantu petugas melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.

Dukungan sarana pemadaman ini dibutuhkan mengingat penanganan karhutla di Kalimantan Barat menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya persebaran titik api, akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan, serta keterbatasan sumber air.

Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya mengatakan, bantuan mesin pompa air tersebut dapat menunjang tugas personel dalam menangani kebakaran, terutama karena peralatannya praktis dan mudah dimobilisasi.

“Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan karhutla. Kami mengapresiasi kepedulian BRI yang turut mendukung upaya penanggulangan dampak asap karhutla di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan perseroan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). BRI berupaya membantu kebutuhan petugas sekaligus masyarakat yang terdampak karhutla.

Selain peralatan pemadaman, BRI Peduli juga menyalurkan masker dan vitamin bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi paparan asap dan membantu menjaga daya tahan tubuh warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya