PLN Energize GI Kolaka Smelter, Perkuat Keandalan Listrik Sulbagsel
Tim SINDOmakassar
Selasa, 03 November 2026 - 10:49 WIB
Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi berhasil melakukan energize Gardu Induk (GI) 150 kV Kolaka Smelter, akhir Oktober 2026. Foto/Istimewa
Penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi terus dilakukan untuk memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat dan sektor industri. Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi berhasil melakukan energize Gardu Induk (GI) 150 kV Kolaka Smelter, akhir Oktober 2026.
Keberhasilan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru sekaligus mempersiapkan pengujian lanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Payo Selincah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pasokan dan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Proses energize mencakup empat lingkup pekerjaan, yakni GI 150 kV Kolaka Smelter Bay Line arah BMPP-1, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kolaka Smelter–BMPP Sirkit 2, SUTT 150 kV Incomer Wolo Baru, serta GI 150 kV Wolo Baru.
Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan lancar dan aman melalui kolaborasi lintas unit PLN Group. Sinergi tersebut melibatkan PLN UIP3B Sulawesi, PLN UIP Sulawesi, Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, UPT Kendari, UP2B Sistem Makassar, ULTG Kolaka, PLN Indonesia Power, dan PLN NPC.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan keberhasilan energize menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur transmisi dan gardu induk sebelum memasuki pengujian lanjutan pembangkit.
Menurutnya, pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru akan mendukung kesiapan sistem kelistrikan dalam proses pengujian lanjutan pekerjaan relokasi PLTMG Payo Selincah.
“Keberhasilan energize dari GI 150 kV Kolaka Smelter menuju GI 150 kV Wolo Baru merupakan capaian penting dalam penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Capaian ini berkat kerja keras, koordinasi, dan kolaborasi seluruh tim PLN Group yang senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” ujar Yogi.
Keberhasilan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru sekaligus mempersiapkan pengujian lanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Payo Selincah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pasokan dan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Proses energize mencakup empat lingkup pekerjaan, yakni GI 150 kV Kolaka Smelter Bay Line arah BMPP-1, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kolaka Smelter–BMPP Sirkit 2, SUTT 150 kV Incomer Wolo Baru, serta GI 150 kV Wolo Baru.
Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan lancar dan aman melalui kolaborasi lintas unit PLN Group. Sinergi tersebut melibatkan PLN UIP3B Sulawesi, PLN UIP Sulawesi, Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, UPT Kendari, UP2B Sistem Makassar, ULTG Kolaka, PLN Indonesia Power, dan PLN NPC.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan keberhasilan energize menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur transmisi dan gardu induk sebelum memasuki pengujian lanjutan pembangkit.
Menurutnya, pengoperasian GI 150 kV Wolo Baru akan mendukung kesiapan sistem kelistrikan dalam proses pengujian lanjutan pekerjaan relokasi PLTMG Payo Selincah.
“Keberhasilan energize dari GI 150 kV Kolaka Smelter menuju GI 150 kV Wolo Baru merupakan capaian penting dalam penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara. Capaian ini berkat kerja keras, koordinasi, dan kolaborasi seluruh tim PLN Group yang senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” ujar Yogi.