Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 06 November 2026 - 08:56 WIB
Sebagai salah satu Objek Vital Nasional, PT Semen Tonasa menjadi lokasi pelaksanaan Latihan Pertahanan Udara (Hanud) Pasif Kesiapsiagaan Pamwilud. Foto/IST
Kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman terhadap fasilitas strategis nasional menjadi perhatian PT Semen Tonasa. Sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas), perusahaan semen tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Latihan Pertahanan Udara (Hanud) Pasif Kesiapsiagaan Pengamanan Wilayah Udara (Pamwilud) Tahun 2026, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Staf PT Semen Tonasa ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap fasilitas strategis, sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur pertahanan dan pengelola objek vital nasional.
Mewakili manajemen PT Semen Tonasa, GM Komunikasi, Hukum dan Sarana Umum, Muhammad Mursham, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman, kesiapsiagaan, serta koordinasi seluruh pihak dalam menghadapi kemungkinan situasi darurat.
“Sebagai salah satu Objek Vital Nasional, kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman merupakan hal yang sangat penting bagi PT Semen Tonasa. Kami berharap melalui kegiatan ini, pemahaman dan koordinasi seluruh pihak semakin meningkat sehingga dapat mendukung keamanan dan keberlangsungan operasional perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Operasi Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional (Asops Kaskohanudnas), Marsma TNI Setiawan, menjelaskan bahwa latihan tersebut menjadi sarana untuk memberikan pemahaman mengenai potensi ancaman pertahanan udara serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap fasilitas strategis, termasuk kawasan operasional PT Semen Tonasa.
Ia berharap latihan ini dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus evaluasi bagi perusahaan dalam menyempurnakan prosedur kesiapsiagaan dan pengamanan. Dengan demikian, langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ancaman dapat dilakukan secara lebih terarah dan terkoordinasi.
Marsma TNI Setiawan juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan faktor keselamatan selama latihan berlangsung. Menurutnya, keselamatan personel harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Staf PT Semen Tonasa ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap fasilitas strategis, sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur pertahanan dan pengelola objek vital nasional.
Mewakili manajemen PT Semen Tonasa, GM Komunikasi, Hukum dan Sarana Umum, Muhammad Mursham, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman, kesiapsiagaan, serta koordinasi seluruh pihak dalam menghadapi kemungkinan situasi darurat.
“Sebagai salah satu Objek Vital Nasional, kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman merupakan hal yang sangat penting bagi PT Semen Tonasa. Kami berharap melalui kegiatan ini, pemahaman dan koordinasi seluruh pihak semakin meningkat sehingga dapat mendukung keamanan dan keberlangsungan operasional perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Operasi Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional (Asops Kaskohanudnas), Marsma TNI Setiawan, menjelaskan bahwa latihan tersebut menjadi sarana untuk memberikan pemahaman mengenai potensi ancaman pertahanan udara serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap fasilitas strategis, termasuk kawasan operasional PT Semen Tonasa.
Ia berharap latihan ini dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus evaluasi bagi perusahaan dalam menyempurnakan prosedur kesiapsiagaan dan pengamanan. Dengan demikian, langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ancaman dapat dilakukan secara lebih terarah dan terkoordinasi.
Marsma TNI Setiawan juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan faktor keselamatan selama latihan berlangsung. Menurutnya, keselamatan personel harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan kegiatan.