home news

Perketat Pengawasan RS Sandi Karsa Usai Insiden Pasien Meninggal

Jum'at, 06 November 2026 - 14:46 WIB
Suasana RDP Komisi D di kantor DPRD Makassar, Kamis (5/11/2026) kemarin. Foto: Istimewa
Komisi D DPRD Kota Makassar mendesak manajemen Rumah Sakit (RS) Sandi Karsa untuk segera membenahi dan mengevaluasi pelayanan IGD pascainsiden meninggalnya seorang pasien anak.

Pembahasan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan pihak manajemen RS Sandi Karsa pada Kamis (5/11/2026) kemarin.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menekankan pentingnya konsistensi seluruh rumah sakit dalam menerapkan SOP pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Walau manajemen RS mengeklaim prosedur telah sesuai saat RDP, Ari menilai masih banyak kekurangan pelayanan yang harus segera dibenahi.

"Setiap rumah sakit harus memastikan standar prosedur pelayanan berjalan secara konsisten. Jika masih ada kekurangan, tentu harus segera diperbaiki agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik," ujarnya, Kamis (6/11/2026).

Kata Ari, pihaknya juga mendorong Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk memperketat pengawasan dan pendampingan di RS Sandi Karsa untuk menjamin kepatuhan terhadap aturan pelayanan kesehatan.

Direktur RS Sandi Karsa, dr. Faisal Sommeng, mengungkapkan bahwa pasien anak tersebut merupakan rujukan dari puskemas dan langsung mendapat penanganan serta pemeriksaan medis sewaktu tiba di rumah sakit.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya