Gagal Menang Lagi, Pelatih Pertanyakan Komitmen Pemain PSM Makassar
Tim SINDOmakassar
Senin, 06 April 2026 - 11:51 WIB
Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin (dua dari kanan) usai laga vs Persis Solo di Stadion BJ Habibie. Foto: BRI Super League
Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyoroti persoalan mentalitas pemain setelah timnya kembali gagal meraih kemenangan pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
Hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu 4 April 2026 sore, memperpanjang tren buruk Juku Eja dalam enam pertandingan terakhir.
PSM kini tercatat belum meraih kemenangan dalam enam laga beruntun, dengan rincian empat kekalahan dan dua hasil imbang. Rentetan hasil tersebut membuat posisi PSM tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 25 poin.
Dalam laga kontra Persis, PSM sempat unggul lebih dulu melalui tandukan Yuran Fernandes Rocha Lopes pada menit ke-18. Namun keunggulan itu tak mampu dipertahankan setelah Roman Paparyha menyamakan kedudukan di menit ke-65.
Baca juga: Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
Amiruddin mengungkapkan, secara permainan, timnya sebenarnya tampil sesuai rencana pada babak pertama. Namun, penurunan intensitas di paruh kedua menjadi titik balik yang merugikan PSM.
"Dari kacamata kami tim pelatih, babak pertama sudah sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita bermain lebih menyerang, berusaha untuk mencetak gol, masuk di locker room dengan situasi unggul, dan hal itu terjadi. Tapi babak kedua problem mulai terjadi. Yang pertama, intensitas sudah mulai menurun," ujar Amiruddin, dikutip dari laman BRI Super League.
Hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu 4 April 2026 sore, memperpanjang tren buruk Juku Eja dalam enam pertandingan terakhir.
PSM kini tercatat belum meraih kemenangan dalam enam laga beruntun, dengan rincian empat kekalahan dan dua hasil imbang. Rentetan hasil tersebut membuat posisi PSM tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 25 poin.
Dalam laga kontra Persis, PSM sempat unggul lebih dulu melalui tandukan Yuran Fernandes Rocha Lopes pada menit ke-18. Namun keunggulan itu tak mampu dipertahankan setelah Roman Paparyha menyamakan kedudukan di menit ke-65.
Baca juga: Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
Amiruddin mengungkapkan, secara permainan, timnya sebenarnya tampil sesuai rencana pada babak pertama. Namun, penurunan intensitas di paruh kedua menjadi titik balik yang merugikan PSM.
"Dari kacamata kami tim pelatih, babak pertama sudah sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Kita bermain lebih menyerang, berusaha untuk mencetak gol, masuk di locker room dengan situasi unggul, dan hal itu terjadi. Tapi babak kedua problem mulai terjadi. Yang pertama, intensitas sudah mulai menurun," ujar Amiruddin, dikutip dari laman BRI Super League.