KONI Makassar Evaluasi Pengurus, yang Tidak Aktif Berpotensi Diganti
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Selasa, 09 Juni 2026 - 22:59 WIB
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, saat ditemui di Lapangan Karebosi, Makassar, Selasa (9/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran pengurus sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi.
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, menegaskan pihaknya bersikap netral dalam menyikapi agenda Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang akan datang.
"KONI hanya menunggu pemberitahuan resmi untuk diadakannya Musda, dan setelah menerima informasi tersebut, KONI akan mengeluarkan rekomendasi untuk Musda," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Ismail, KONI Kota Makassar siap memberikan ruang bagi siapa pun yang ingin berkompetisi secara sehat dalam Musda tersebut.
"Mengenai kriteria ketua cabang olahraga (cabor) yang baru, yang terpenting adalah mereka memiliki visi untuk membesarkan cabornya," sambungnya.
Terkait isu mundurnya sejumlah pengurus di internal KONI Kota Makassar, Ismail menilai dinamika tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
"KONI sudah melakukan rapat pimpinan dan rapat pleno untuk memberikan kewenangan kepada Ketua Umum untuk mengevaluasi pengurus," terangnya kepada wartawan.
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, menegaskan pihaknya bersikap netral dalam menyikapi agenda Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang akan datang.
"KONI hanya menunggu pemberitahuan resmi untuk diadakannya Musda, dan setelah menerima informasi tersebut, KONI akan mengeluarkan rekomendasi untuk Musda," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Ismail, KONI Kota Makassar siap memberikan ruang bagi siapa pun yang ingin berkompetisi secara sehat dalam Musda tersebut.
"Mengenai kriteria ketua cabang olahraga (cabor) yang baru, yang terpenting adalah mereka memiliki visi untuk membesarkan cabornya," sambungnya.
Terkait isu mundurnya sejumlah pengurus di internal KONI Kota Makassar, Ismail menilai dinamika tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
"KONI sudah melakukan rapat pimpinan dan rapat pleno untuk memberikan kewenangan kepada Ketua Umum untuk mengevaluasi pengurus," terangnya kepada wartawan.