Setelah 20 Tahun Vakum, Road Race Resmi Kembali Hadir di Gowa
Herni Amir
Minggu, 02 Agustus 2026 - 05:19 WIB
Pengibaran bendera start oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin sebagai tanda dimulainya Gowata Road Race Championship 5. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Gowa kembali menggelar kejuaraan balap motor Gowata Road Race Championship 5 setelah vakum selama sekitar 20 tahun. Kejuaraan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, di Sirkuit Non Permanen Pasar Rakyat Bontorea, Jalan Poros Pallangga, Kecamatan Pallangga, Sabtu (1/8/2026).
Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start sebagai simbol dimulainya persaingan para pembalap dari berbagai daerah. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah mengaku bersyukur karena ajang balap motor resmi akhirnya kembali digelar di Gowa setelah sekitar dua dekade. Menurutnya, kejuaraan ini menjawab kerinduan masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas otomotif.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyaksikan semangat olahraga otomotif hidup di Kabupaten Gowa. Saya sangat senang dan bangga bisa bersama para pencinta otomotif. Road race ini merupakan jawaban atas kerinduan masyarakat, khususnya anak-anak muda Gowa, yang sudah sekitar 20 tahun menantikan hadirnya kembali kejuaraan balap motor di daerah ini," ujar Darmawangsyah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang menjadi wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, olahraga otomotif tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menyalurkan bakat, meningkatkan prestasi, serta membentuk karakter yang disiplin, sportif, dan bertanggung jawab.
Darmawangsyah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas otomotif, sponsor, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini yang akan menjadi bahan evaluasi.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas otomotif, sponsor, aparat keamanan, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Jika masih ada kekurangan tentu akan menjadi evaluasi bagi kami untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang," katanya.
Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start sebagai simbol dimulainya persaingan para pembalap dari berbagai daerah. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah mengaku bersyukur karena ajang balap motor resmi akhirnya kembali digelar di Gowa setelah sekitar dua dekade. Menurutnya, kejuaraan ini menjawab kerinduan masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas otomotif.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyaksikan semangat olahraga otomotif hidup di Kabupaten Gowa. Saya sangat senang dan bangga bisa bersama para pencinta otomotif. Road race ini merupakan jawaban atas kerinduan masyarakat, khususnya anak-anak muda Gowa, yang sudah sekitar 20 tahun menantikan hadirnya kembali kejuaraan balap motor di daerah ini," ujar Darmawangsyah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang menjadi wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, olahraga otomotif tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menyalurkan bakat, meningkatkan prestasi, serta membentuk karakter yang disiplin, sportif, dan bertanggung jawab.
Darmawangsyah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas otomotif, sponsor, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini yang akan menjadi bahan evaluasi.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Gowa kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas otomotif, sponsor, aparat keamanan, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Jika masih ada kekurangan tentu akan menjadi evaluasi bagi kami untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang," katanya.