Maskot Porprov Sulsel 2026 Diperkenalkan, Angkat Budaya Bone dan Wajo
Herni Amir
Jum'at, 18 September 2026 - 09:16 WIB
Ketua KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan KONI Sulsel. Foto: Istimewa
Dua maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 mulai diperkenalkan dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan di Kantor KONI Sulsel, Rabu (16/9/2026).
Dua maskot tersebut masing-masing merepresentasikan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah Porprov XVIII. Bone memperkenalkan Dama, sedangkan Wajo mengusung Si Gabus.
Keduanya dirancang dengan mengangkat identitas, budaya, dan potensi lokal masing-masing daerah.
Rapat koordinasi dipimpin Sekretaris Umum KONI Sulsel, Rahmansyah. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan Porprov XVIII, mulai dari kesiapan venue cabang olahraga (cabor), akomodasi atlet, konsep pembukaan dan penutupan, dukungan pendanaan cabor, hingga peluncuran maskot.
Pertemuan dihadiri unsur Dispora Sulsel, jajaran pengurus KONI Sulsel, Dispora dan KONI Bone, Dispora dan KONI Wajo, 45 Technical Delegate (TD) cabor, serta Komisi Keabsahan Porprov XVIII KONI Sulsel.
Ketua KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin, mendorong penguatan kolaborasi antara KONI Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Dispora, untuk memastikan seluruh tahapan Porprov XVIII berjalan terkoordinasi.
Menurut Darmawangsyah, Porprov tidak hanya menjadi kompetisi olahraga tingkat provinsi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang untuk menemukan talenta yang dapat dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional.
Dua maskot tersebut masing-masing merepresentasikan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah Porprov XVIII. Bone memperkenalkan Dama, sedangkan Wajo mengusung Si Gabus.
Keduanya dirancang dengan mengangkat identitas, budaya, dan potensi lokal masing-masing daerah.
Rapat koordinasi dipimpin Sekretaris Umum KONI Sulsel, Rahmansyah. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan Porprov XVIII, mulai dari kesiapan venue cabang olahraga (cabor), akomodasi atlet, konsep pembukaan dan penutupan, dukungan pendanaan cabor, hingga peluncuran maskot.
Pertemuan dihadiri unsur Dispora Sulsel, jajaran pengurus KONI Sulsel, Dispora dan KONI Bone, Dispora dan KONI Wajo, 45 Technical Delegate (TD) cabor, serta Komisi Keabsahan Porprov XVIII KONI Sulsel.
Ketua KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin, mendorong penguatan kolaborasi antara KONI Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Dispora, untuk memastikan seluruh tahapan Porprov XVIII berjalan terkoordinasi.
Menurut Darmawangsyah, Porprov tidak hanya menjadi kompetisi olahraga tingkat provinsi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang untuk menemukan talenta yang dapat dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional.