Ukir Threepeat! Zion Taklukkan Rajawali di Final Putra Honda DBL South Sulawesi
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 25 September 2026 - 23:56 WIB
Tim putra SMA Zion Makassar berhasil meraih gelar juara DBL South Sulawesi 2026 usai menumbangkan SMA Rajawali Makassar, pada 25 September 2026. Foto/Istimewa
Takhta basket pelajar putra Sulawesi Selatan kembali menjadi milik SMA Zion Makassar. Tampil di GOR UMI Makassar, Jumat (25/9/2026), Zion menuntaskan perlawanan SMA Rajawali Makassar dengan skor 40-32 sekaligus mengunci gelar juara tiga musim beruntun (threepeat) Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor sempurna Zion di partai puncak. Setiap kali melangkah ke final DBL South Sulawesi, Zion selalu keluar sebagai juara dengan catatan kemenangan 100 persen.
Dilansir dari laman resmi DBL, sejak tip-off, Zion langsung mengambil kendali permainan. Mereka agresif menekan pertahanan Rajawali dan menjaga keunggulan sepanjang pertandingan.
Namun, Rajawali tidak membiarkan sang juara bertahan melaju dengan mudah. Perlawanan ketat terus diberikan hingga paruh pertama berakhir. Zion menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 14-10, sebelum memasuki jeda dengan skor 23-16.
Memasuki paruh kedua, Zion mulai menemukan ritme permainan. Serangan mereka semakin efektif, sementara pertahanan mampu meredam upaya Rajawali memangkas jarak.
Memasuki kuarter keempat, Zion sempat menjauh hingga unggul 13 poin dalam kedudukan 34-21. Namun, pertandingan belum benar-benar selesai.
Rajawali bangkit ketika laga memasuki fase krusial. Dengan sisa sekitar empat menit, mereka memangkas defisit menjadi hanya enam poin, 35-29. Momentum pertandingan sempat berbalik dan tekanan mulai menghampiri Zion.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor sempurna Zion di partai puncak. Setiap kali melangkah ke final DBL South Sulawesi, Zion selalu keluar sebagai juara dengan catatan kemenangan 100 persen.
Dilansir dari laman resmi DBL, sejak tip-off, Zion langsung mengambil kendali permainan. Mereka agresif menekan pertahanan Rajawali dan menjaga keunggulan sepanjang pertandingan.
Namun, Rajawali tidak membiarkan sang juara bertahan melaju dengan mudah. Perlawanan ketat terus diberikan hingga paruh pertama berakhir. Zion menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 14-10, sebelum memasuki jeda dengan skor 23-16.
Memasuki paruh kedua, Zion mulai menemukan ritme permainan. Serangan mereka semakin efektif, sementara pertahanan mampu meredam upaya Rajawali memangkas jarak.
Memasuki kuarter keempat, Zion sempat menjauh hingga unggul 13 poin dalam kedudukan 34-21. Namun, pertandingan belum benar-benar selesai.
Rajawali bangkit ketika laga memasuki fase krusial. Dengan sisa sekitar empat menit, mereka memangkas defisit menjadi hanya enam poin, 35-29. Momentum pertandingan sempat berbalik dan tekanan mulai menghampiri Zion.