home sulbar

LAZ Hadji Kalla Salurkan Voucher Belanja untuk Penyintas Kebakaran Polman

Senin, 06 April 2026 - 12:07 WIB
LAZ Hadji Kalla menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan penyintas. Foto/IST
Upaya pemulihan bagi korban kebakaran di Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, terus diperkuat. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, LAZ Hadji Kalla menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan penyintas.

Program ini menyasar sedikitnya 52 kepala keluarga atau 199 jiwa terdampak, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah desa setempat. Fokus utama penyaluran bantuan adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Alih-alih bantuan logistik konvensional, LAZ Hadji Kalla memilih menyalurkan bantuan dalam bentuk voucher belanja. Skema ini dinilai lebih relevan karena memungkinkan setiap keluarga memenuhi kebutuhan spesifik yang belum terpenuhi dari bantuan sebelumnya.

Pendekatan tersebut juga sejalan dengan prinsip Humanity and Environment yang tidak hanya menitikberatkan pada respons darurat, tetapi turut mempertimbangkan aspek martabat penerima manfaat, efisiensi distribusi, serta menghindari penumpukan bantuan di lokasi pengungsian.

Program Manager Humanity and Environment LAZ Hadji Kalla, Sapril Akhmady, menjelaskan bahwa penyaluran voucher merupakan bagian dari strategi agar bantuan benar-benar tepat guna. Ia menekankan bahwa setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda dalam situasi pascabencana.

“Melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana, kami ingin memastikan masyarakat terdampak memiliki ruang untuk menentukan kebutuhan paling mendesak bagi keluarganya, sehingga bantuan menjadi lebih relevan, cepat dimanfaatkan, dan berdampak langsung pada pemulihan kondisi sosial mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sapril menyebutkan bahwa sistem voucher juga mendukung keberlanjutan bantuan kemanusiaan. Selain mempermudah penyintas, skema ini turut menggerakkan rantai pasok kebutuhan pokok melalui mitra ritel di wilayah sekitar, sehingga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya