Adnan Minta Markas PMI Gowa Siaga 24 Jam
Herni Amir
Rabu, 20 November 2024 - 15:24 WIB
Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan melantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Gowa, Rabu (20/11/2024). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan melantik Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa masa bakti 2024-2029 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (20/11).
Adnan mengatakan dengan kepengurusan baru ini, PMI Gowa harus terus menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam kondisi daerah yang memasuki musim hujan ini.
“Tugas PMI bukan hanya berbicara darah, tapi tenaganya sangat dibutuhkan dalam kerja-kerja kemanusiaan terlebih di waktu yang akan memasuki musim hujan ini. Kita di Kabupaten Gowa dan Sulsel sangat rentan terhadap bencana meteorologi seperti longsor, banjir dan lainnya sehingga peran PMI akan sangat membantu kita,” ungkapnya.
Untuk lebih memaksimalkan tugas tersebut, Adnan yang juga merupakan Bupati Gowa itu meminta markas PMI Gowa selalu siaga dalam waktu 1x24 jam, dimana setiap waktu ada relawan yang bertugas agar sewaktu-waktu dibutuhkan mampu bergerak cepat.
“Alhamdulillah PMI Gowa sudah memiliki markas PMI yang tanahnya merupakan hibah/milik pribadi dari Pak Wabup atau Ketua PMI Gowa sendiri, sehingga mohon pengurus menyusun dan memberikan tugas agar standby di markas dan tidak boleh kosong,” jelasnya.
Tak hanya itu, pada kesempatan itu dirinya juga mengimbau agar PMI Gowa bekerjasama dengan RSUD Syekh Yusuf untuk memaksimalkan jalannya Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Gowa agar mampu menjaga stok darah di Kabupaten Gowa.
“Yang kita butuhkan juga adajya kolaborasi dan kerjasama antara PMI dan RSUD. Alhamdulillah UTD kita sementara berproses untuk berjalan di Kabupaten Gowa sehingga nantinya dengan kerjasama ini bisa memenuhi kebutuhan darah kita yang ada di wilayah Kabupaten Gowa bahkan benrkontribusi untuk Provinsi Sulsel,” imbau Adnan.
Adnan mengatakan dengan kepengurusan baru ini, PMI Gowa harus terus menjadi garda terdepan dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam kondisi daerah yang memasuki musim hujan ini.
“Tugas PMI bukan hanya berbicara darah, tapi tenaganya sangat dibutuhkan dalam kerja-kerja kemanusiaan terlebih di waktu yang akan memasuki musim hujan ini. Kita di Kabupaten Gowa dan Sulsel sangat rentan terhadap bencana meteorologi seperti longsor, banjir dan lainnya sehingga peran PMI akan sangat membantu kita,” ungkapnya.
Untuk lebih memaksimalkan tugas tersebut, Adnan yang juga merupakan Bupati Gowa itu meminta markas PMI Gowa selalu siaga dalam waktu 1x24 jam, dimana setiap waktu ada relawan yang bertugas agar sewaktu-waktu dibutuhkan mampu bergerak cepat.
“Alhamdulillah PMI Gowa sudah memiliki markas PMI yang tanahnya merupakan hibah/milik pribadi dari Pak Wabup atau Ketua PMI Gowa sendiri, sehingga mohon pengurus menyusun dan memberikan tugas agar standby di markas dan tidak boleh kosong,” jelasnya.
Tak hanya itu, pada kesempatan itu dirinya juga mengimbau agar PMI Gowa bekerjasama dengan RSUD Syekh Yusuf untuk memaksimalkan jalannya Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Gowa agar mampu menjaga stok darah di Kabupaten Gowa.
“Yang kita butuhkan juga adajya kolaborasi dan kerjasama antara PMI dan RSUD. Alhamdulillah UTD kita sementara berproses untuk berjalan di Kabupaten Gowa sehingga nantinya dengan kerjasama ini bisa memenuhi kebutuhan darah kita yang ada di wilayah Kabupaten Gowa bahkan benrkontribusi untuk Provinsi Sulsel,” imbau Adnan.