Polisi Amankan 11 Senapan Angin Terkait Kasus Penembakan Rudy S Gani
Dewan Ghiyats Yan
Selasa, 07 Januari 2025 - 08:26 WIB
Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah saat sesi wawancara bersama media. Foto: Istimewa
Tim penyidik gabungan Polda Sulawesi Selatan dan Polres Bone telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus penembakan yang menewaskan advokat Rudi S Gani.
"Tim gabungan masih berada di lapangan melakukan upaya-upaya kepolisian untuk mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," ungkap Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, dalam wawancara di warkop Melocca, Jalan Sultan Hasanuddin, Watampone, Kabupaten Bone, Senin (6/1/2025).
Berdasarkan hasil autopsi, proyektil yang ditemukan pada tubuh korban teridentifikasi berasal dari senapan angin.
"Kami telah mengamankan 11 senapan angin dan beberapa teropong dari warga sekitar yang akan kami kaji secara bersama-sama," jelas AKBP Erwin.
Terkait pendalaman motif, penyidik hari ini fokus memeriksa lingkaran terdekat korban. "Kami menghadirkan keluarga korban, termasuk istri dan tiga tukang yang bekerja di lokasi kejadian," katanya.
"Kami juga akan memeriksa warga yang pernah berperkara dengan korban, mengingat profesinya sebagai pengacara yang sering menangani berbagai kasus," tambahnya.
Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, juga menambahkan sampai saat ini belum ada keterangan saksi yang mengarah ke pelaku tertentu, tetapi Polres Bone akan terus melakukan pendalaman secara menyeluruh.
"Tim gabungan masih berada di lapangan melakukan upaya-upaya kepolisian untuk mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi," ungkap Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, dalam wawancara di warkop Melocca, Jalan Sultan Hasanuddin, Watampone, Kabupaten Bone, Senin (6/1/2025).
Berdasarkan hasil autopsi, proyektil yang ditemukan pada tubuh korban teridentifikasi berasal dari senapan angin.
"Kami telah mengamankan 11 senapan angin dan beberapa teropong dari warga sekitar yang akan kami kaji secara bersama-sama," jelas AKBP Erwin.
Terkait pendalaman motif, penyidik hari ini fokus memeriksa lingkaran terdekat korban. "Kami menghadirkan keluarga korban, termasuk istri dan tiga tukang yang bekerja di lokasi kejadian," katanya.
"Kami juga akan memeriksa warga yang pernah berperkara dengan korban, mengingat profesinya sebagai pengacara yang sering menangani berbagai kasus," tambahnya.
Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, juga menambahkan sampai saat ini belum ada keterangan saksi yang mengarah ke pelaku tertentu, tetapi Polres Bone akan terus melakukan pendalaman secara menyeluruh.