Guru se-Bantaeng Diberi Penguatan Gerakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah
Bahar Karibo
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 19:03 WIB
Sekda Bantaeng H. Abdul Wahab bersama pemateri kegiatan Program Non Stop Education (NSE) Bank Indonesia 2025. Foto: Istimewa
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab membuka kegiatan Program Non Stop Education (NSE) Bank Indonesia 2025 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan ini menghadirkan para guru SD, SMP dan SMA Kabupaten Bantaeng serta Kabupaten Jeneponto untuk mengikuti training of trainer yang berfokus pada penguatan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab, mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif Bank Indonesia dalam memperkuat literasi keuangan melalui program Non Stop Education.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan kata Sekda, berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Selain memahami nilai Rupiah secara benar dan bijak, penting bagi guru untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang sistem pembayaran digital yang semakin umum digunakan.
"Dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah, mari kita bersama-sama membangun generasi Sulawesi Selatan yang cerdas, bijak, dan siap berperan aktif dalam kemajuan ekonomi bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Direktur Tim lmplementasi PUR, Ayub Pelita Hati, memberikan pemaparan mendalam mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Ia kemudian memberi materi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yang tidak hanya berfokus pada cara merawat dan mengenal Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan 5J (Jangan Dilipat, Jangan Distapler, Jangan Dicoret, Jangan Dibasahi, dan Jangan Diremas).
Kegiatan ini menghadirkan para guru SD, SMP dan SMA Kabupaten Bantaeng serta Kabupaten Jeneponto untuk mengikuti training of trainer yang berfokus pada penguatan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Abdul Wahab, mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif Bank Indonesia dalam memperkuat literasi keuangan melalui program Non Stop Education.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan kata Sekda, berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Selain memahami nilai Rupiah secara benar dan bijak, penting bagi guru untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang sistem pembayaran digital yang semakin umum digunakan.
"Dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah, mari kita bersama-sama membangun generasi Sulawesi Selatan yang cerdas, bijak, dan siap berperan aktif dalam kemajuan ekonomi bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Direktur Tim lmplementasi PUR, Ayub Pelita Hati, memberikan pemaparan mendalam mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Ia kemudian memberi materi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yang tidak hanya berfokus pada cara merawat dan mengenal Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan 5J (Jangan Dilipat, Jangan Distapler, Jangan Dicoret, Jangan Dibasahi, dan Jangan Diremas).
(man)