Mengabdi Sejak 1988, Penjaga Sekolah di Gowa Diangkat jadi PPPK
Herni Amir
Senin, 05 Januari 2026 - 16:05 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin menyapa PPPK Paruh Waktu yang baru saja menerima SK pengangkatan. Foto: Istimewa
Setelah puluhan tahun mengabdi sebagai penjaga sekolah dengan penghasilan minim, Muhammad Bakri Beta, penjaga sekolah di SMPN 1 Bajeng Barat, akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pria yang mulai mengabdi sejak 1988 itu mengaku sangat terharu karena pengabdiannya kini mendapat pengakuan negara.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan bersyukur. Tidak menyangka akhirnya bisa menerima SK ini,” ungkap Bakri, mengenang masa awal bekerja dengan penghasilan Rp20 ribu.
Rasa haru serupa juga dirasakan Rahmawati, Sub PPKBD Kecamatan Bajeng yang telah mengabdi sejak 1998. Ia mengaku pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu menjadi momen yang sangat ditunggu selama bertahun-tahun.
“Senang sekali, terharu, dan bersyukur. Ini menjadi motivasi besar untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Keduanya merupakan bagian dari 3.924 PPPK Paruh Waktu yang menerima SK Pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Penyerahan SK dilakukan di Lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, Senin (5/1). Dari jumlah tersebut, terdiri atas 1.005 guru, 829 tenaga kesehatan, dan 2.090 tenaga teknis.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi langkah awal Pemkab Gowa di tahun 2026, setelah menutup tahun 2025 dengan mutasi pejabat eselon II.
“Di akhir tahun 2025 kita tutup dengan mutasi eselon II, dan di awal 2026 kita mulai dengan melantik PPPK Paruh Waktu yang selama ini telah bekerja dan mengabdi. Ini adalah hadiah tahun baru dari pemerintah kepada seluruh PPPK,” ujarnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan bersyukur. Tidak menyangka akhirnya bisa menerima SK ini,” ungkap Bakri, mengenang masa awal bekerja dengan penghasilan Rp20 ribu.
Rasa haru serupa juga dirasakan Rahmawati, Sub PPKBD Kecamatan Bajeng yang telah mengabdi sejak 1998. Ia mengaku pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu menjadi momen yang sangat ditunggu selama bertahun-tahun.
“Senang sekali, terharu, dan bersyukur. Ini menjadi motivasi besar untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Keduanya merupakan bagian dari 3.924 PPPK Paruh Waktu yang menerima SK Pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Penyerahan SK dilakukan di Lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, Senin (5/1). Dari jumlah tersebut, terdiri atas 1.005 guru, 829 tenaga kesehatan, dan 2.090 tenaga teknis.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi langkah awal Pemkab Gowa di tahun 2026, setelah menutup tahun 2025 dengan mutasi pejabat eselon II.
“Di akhir tahun 2025 kita tutup dengan mutasi eselon II, dan di awal 2026 kita mulai dengan melantik PPPK Paruh Waktu yang selama ini telah bekerja dan mengabdi. Ini adalah hadiah tahun baru dari pemerintah kepada seluruh PPPK,” ujarnya.