Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Ahmad Muhaimin
Senin, 12 Januari 2026 - 13:50 WIB
Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026). Foto: Istimewa
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog edukatif yang mendorong siswa memahami posisi dan peran mereka dalam proses demokrasi.
Melalui pendekatan komunikasi yang ringan serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta diajak memaknai pemilu tidak sekadar sebagai rutinitas lima tahunan, melainkan sebagai wujud tanggung jawab kewargaan.
Sejalan dengan itu, Bawaslu Kabupaten Bantaeng menekankan pentingnya sikap kritis dan berintegritas dalam menyikapi informasi politik, khususnya di tengah dinamika ruang digital yang rawan hoaks dan disinformasi.
Pelajar diharapkan mampu membangun kemandirian berpikir agar tidak mudah terpengaruh serta tetap menjunjung nilai kejujuran dalam setiap proses demokrasi.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nurwahni menyampaikan bahwa peran pemilih pemula sangat menentukan arah demokrasi ke depan.
“Pemilih pemula punya peran penting, karena dari merekalah kualitas demokrasi ke depan akan banyak ditentukan,” ujar Nurwahni.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog edukatif yang mendorong siswa memahami posisi dan peran mereka dalam proses demokrasi.
Melalui pendekatan komunikasi yang ringan serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta diajak memaknai pemilu tidak sekadar sebagai rutinitas lima tahunan, melainkan sebagai wujud tanggung jawab kewargaan.
Sejalan dengan itu, Bawaslu Kabupaten Bantaeng menekankan pentingnya sikap kritis dan berintegritas dalam menyikapi informasi politik, khususnya di tengah dinamika ruang digital yang rawan hoaks dan disinformasi.
Pelajar diharapkan mampu membangun kemandirian berpikir agar tidak mudah terpengaruh serta tetap menjunjung nilai kejujuran dalam setiap proses demokrasi.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nurwahni menyampaikan bahwa peran pemilih pemula sangat menentukan arah demokrasi ke depan.
“Pemilih pemula punya peran penting, karena dari merekalah kualitas demokrasi ke depan akan banyak ditentukan,” ujar Nurwahni.