Diskominfo Gowa Sosialisasikan Survei SPBE, Targetkan Indeks 1,6 Tahun 2026
Herni Amir
Jum'at, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB
Suasana sosialisasi pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara virtual. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa menggelar sosialisasi pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/1/2026).
Plt Kepala DiskominfoSP Gowa Andi Tenriwati Tahri mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman perangkat daerah terkait pengisian formulir survei SPBE sesuai ketentuan dari Digitama selaku pendamping penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE.
“Data hasil survei ini akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus memotret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD. Aspek yang dikaji meliputi layanan, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta data dan informasi,” ungkap Andi Tenriwati.
Ia menegaskan pentingnya pengisian data secara akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi riil di masing-masing perangkat daerah.
“Kami ingin data yang akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi riil di OPD masing-masing, lengkap dan konsisten, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.
Andi Tenriwati juga menjelaskan bahwa tahun ini terjadi penetapan ulang (zeroing) indeks SPBE nasional. Kabupaten Gowa sebelumnya mencatat indeks SPBE sebesar 3,62 pada 2024, namun dengan sistem baru seluruh daerah memulai kembali dari angka nol.
“Kita mulai dari awal lagi, dan target kita sejalan dengan target nasional, yakni indeks 1,6 untuk tahun 2026,” tambahnya.
Plt Kepala DiskominfoSP Gowa Andi Tenriwati Tahri mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman perangkat daerah terkait pengisian formulir survei SPBE sesuai ketentuan dari Digitama selaku pendamping penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE.
“Data hasil survei ini akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus memotret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD. Aspek yang dikaji meliputi layanan, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta data dan informasi,” ungkap Andi Tenriwati.
Ia menegaskan pentingnya pengisian data secara akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi riil di masing-masing perangkat daerah.
“Kami ingin data yang akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi riil di OPD masing-masing, lengkap dan konsisten, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.
Andi Tenriwati juga menjelaskan bahwa tahun ini terjadi penetapan ulang (zeroing) indeks SPBE nasional. Kabupaten Gowa sebelumnya mencatat indeks SPBE sebesar 3,62 pada 2024, namun dengan sistem baru seluruh daerah memulai kembali dari angka nol.
“Kita mulai dari awal lagi, dan target kita sejalan dengan target nasional, yakni indeks 1,6 untuk tahun 2026,” tambahnya.