home sulsel

PSI Sulsel Mendengar-Dialog bersama Akademisi Jelang Pelantikan Pengurus

Senin, 26 Januari 2026 - 09:22 WIB
PSI membuka ruang dialog dan mendengar pandangan kalangan akademisi sebelum pelantikan pengurus, Rakorwil hingga Rakernas. Foto: Istimewa
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan memulai langkah yang jarang dilakukan partai politik, yakni membuka ruang dialog dan mendengar pandangan kalangan akademisi sebelum pelantikan pengurus, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), hingga Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Jajaran pengurus PSI Sulsel yang dipimpin Ketua Harian Rahmansyah bersilaturahmi dengan sejumlah akademisi, di antaranya Prof Firdaus Muhammad, Dr Andi Luhur Prianto, serta Prof Andi Muhammad Akhmar. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyerap kritik dan gagasan agar agenda partai tidak sekadar bersifat seremonial.

Ketua Harian PSI Sulsel, Rahmansyah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan sikap politik yang disengaja dan menjadi pembeda PSI dibandingkan partai lain.

“Kami sadar, tidak banyak partai yang mau mendengar sebelum dilantik. PSI Sulsel justru memulai dari situ, membuka diri terhadap kritik dan masukan sebelum melangkah lebih jauh,” kata Rahmansyah.

Ia menambahkan, PSI Sulsel datang untuk mendengar, bukan menggurui, agar seluruh agenda ke depan benar-benar berpijak pada pemikiran rasional dan kepentingan publik.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Prof. Dr. Firdaus Muhammad menilai pendekatan PSI Sulsel sebagai hal positif dan relatif baru dalam praktik kepartaian.

“Langkah PSI Sulsel seperti ini merupakan pendekatan yang positif. Tidak banyak partai yang mau mendengar lebih dulu sebelum menetapkan arah politiknya,” ujar Prof. Firdaus.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya