Masjid UIN Alauddin Buka Dapur Ramadhan, Siapkan Menu Berbuka 400 Porsi/Hari
Luqman Zainuddin
Kamis, 29 Januari 2026 - 12:49 WIB
Masji Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar di Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar akan membuka Dapur Ramadhan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Program ini disiapkan untuk melayani kebutuhan buka puasa jamaah, khususnya mahasiswa dengan target 400 hingga 500 orang per hari.
Ketua Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Kamaluddin Abunawas, M.Ag, mengatakan bahwa Dapur Ramadhan menjadi bagian dari komitmen masjid dalam memperkuat fungsi sosial dan pelayanan umat di lingkungan kampus.
“Insyaaallah Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin akan membuka Dapur Ramadhan selama bulan puasa dengan menyewa koki beserta peralatannya untuk mengolah makanan buka puasa bagi jamaah, terkhusus mahasiswa,” ujar Prof. Kamaluddin melalui keterangan tertulisnya, Kamis 29 Januari 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar itu menjelaskan, dalam pelaksanaannya Dapur Ramadhan membutuhkan sejumlah bahan pokok, antara lain beras, ayam, telur, tempe, tahu, bumbu masak, air mineral, serta buah kurma.
Menurutnya, estimasi dana yang dibutuhkan untuk operasional Dapur Ramadhan selama 30 hari mencapai Rp152.100.000, di luar biaya penceramah tarawih dan imam yang diperkirakan sebesar Rp31.900.000.
Ia berharap partisipasi dan dukungan dari seluruh keluarga besar UIN Alauddin Makassar, mulai dari pimpinan, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, hingga para alumni dan masyarakat umum.
“Besar harapan kami kepada keluarga besar UIN Alauddin serta kerabat lainnya untuk berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan Dapur Ramadhan ini,” ungkapnya.
Ketua Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Kamaluddin Abunawas, M.Ag, mengatakan bahwa Dapur Ramadhan menjadi bagian dari komitmen masjid dalam memperkuat fungsi sosial dan pelayanan umat di lingkungan kampus.
“Insyaaallah Pengurus Masjid Agung Sultan Alauddin akan membuka Dapur Ramadhan selama bulan puasa dengan menyewa koki beserta peralatannya untuk mengolah makanan buka puasa bagi jamaah, terkhusus mahasiswa,” ujar Prof. Kamaluddin melalui keterangan tertulisnya, Kamis 29 Januari 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar itu menjelaskan, dalam pelaksanaannya Dapur Ramadhan membutuhkan sejumlah bahan pokok, antara lain beras, ayam, telur, tempe, tahu, bumbu masak, air mineral, serta buah kurma.
Menurutnya, estimasi dana yang dibutuhkan untuk operasional Dapur Ramadhan selama 30 hari mencapai Rp152.100.000, di luar biaya penceramah tarawih dan imam yang diperkirakan sebesar Rp31.900.000.
Ia berharap partisipasi dan dukungan dari seluruh keluarga besar UIN Alauddin Makassar, mulai dari pimpinan, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, hingga para alumni dan masyarakat umum.
“Besar harapan kami kepada keluarga besar UIN Alauddin serta kerabat lainnya untuk berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan Dapur Ramadhan ini,” ungkapnya.