Sekda Gowa Tekankan Komitmen Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Sehat
Herni Amir
Jum'at, 06 Februari 2026 - 10:45 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa selaku Ketua Tim Pembina Kabupaten Gowa Sehat (KKS), Andy Azis Peter. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan pentingnya komitmen dan konsistensi lintas sektor dalam menjalankan program Kabupaten Sehat.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa selaku Ketua Tim Pembina Kabupaten Gowa Sehat (KKS), Andy Azis Peter, saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten Gowa Sehat di Ruang Rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Kamis (5/2).
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan forum serta sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program Kabupaten Sehat.
Dalam sambutannya, Andy Azis menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada administrasi, tetapi pada pelaksanaan nyata di lapangan.
“Keberhasilan Kabupaten Gowa Sehat tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi oleh komitmen nyata dan konsistensi seluruh pihak dalam menjalankan program secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Gowa pernah meraih Swasti Saba Padapa pada 2015, meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda pada 2017, dan mencapai prestasi tertinggi Swasti Saba Wistara pada 2019 dan 2021. Namun, pada proses verifikasi tahun 2023 dan 2025, capaian tersebut belum berhasil dipertahankan.
Menurutnya, mempertahankan kualitas program merupakan tantangan utama yang harus dihadapi bersama.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa selaku Ketua Tim Pembina Kabupaten Gowa Sehat (KKS), Andy Azis Peter, saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten Gowa Sehat di Ruang Rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Kamis (5/2).
Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan forum serta sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program Kabupaten Sehat.
Dalam sambutannya, Andy Azis menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada administrasi, tetapi pada pelaksanaan nyata di lapangan.
“Keberhasilan Kabupaten Gowa Sehat tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi oleh komitmen nyata dan konsistensi seluruh pihak dalam menjalankan program secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Gowa pernah meraih Swasti Saba Padapa pada 2015, meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda pada 2017, dan mencapai prestasi tertinggi Swasti Saba Wistara pada 2019 dan 2021. Namun, pada proses verifikasi tahun 2023 dan 2025, capaian tersebut belum berhasil dipertahankan.
Menurutnya, mempertahankan kualitas program merupakan tantangan utama yang harus dihadapi bersama.