Plt Kadis Dikbud Dorong Transformasi Digital Sekolah di Jeneponto
Sulaiman Nai
Jum'at, 06 Februari 2026 - 10:53 WIB
Pembukaan Akselerasi Digitalisasi Pendidikan yang diselenggarakan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel di SMP Negeri 1 Jeneponto, Jumat (6/2/2026). Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, S.Pd, MM, membuka kegiatan Akselerasi Digitalisasi Pendidikan yang diselenggarakan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan di SMP Negeri 1 Jeneponto, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital di sektor pendidikan di Kabupaten Jeneponto. Selain membuka kegiatan, Basri juga membawakan materi kepada peserta.
Dalam sambutannya, Basri menekankan pentingnya digitalisasi sebagai kebutuhan utama di dunia pendidikan, baik dalam proses pembelajaran, pengelolaan sekolah, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Digitalisasi pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Guru dan satuan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar kualitas pembelajaran semakin meningkat,” ujar Basri Jumat, 6/2/2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Umum BBPMP Sulsel, Drs. Andi Iskandar, serta fasilitator, Dr. Haidir, yang memberikan pendampingan dan penguatan materi kepada peserta selama pelaksanaan kegiatan.
Sebanyak 20 peserta mengikuti akselerasi ini, terdiri dari perwakilan satuan pendidikan berbagai jenjang, mulai PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA. Pelibatan lintas jenjang diharapkan mendorong keselarasan penerapan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BBPMP Sulsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto menargetkan peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan pemanfaatan teknologi digital, serta terbentuknya ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital di sektor pendidikan di Kabupaten Jeneponto. Selain membuka kegiatan, Basri juga membawakan materi kepada peserta.
Dalam sambutannya, Basri menekankan pentingnya digitalisasi sebagai kebutuhan utama di dunia pendidikan, baik dalam proses pembelajaran, pengelolaan sekolah, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Digitalisasi pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Guru dan satuan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar kualitas pembelajaran semakin meningkat,” ujar Basri Jumat, 6/2/2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Umum BBPMP Sulsel, Drs. Andi Iskandar, serta fasilitator, Dr. Haidir, yang memberikan pendampingan dan penguatan materi kepada peserta selama pelaksanaan kegiatan.
Sebanyak 20 peserta mengikuti akselerasi ini, terdiri dari perwakilan satuan pendidikan berbagai jenjang, mulai PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA. Pelibatan lintas jenjang diharapkan mendorong keselarasan penerapan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BBPMP Sulsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto menargetkan peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan pemanfaatan teknologi digital, serta terbentuknya ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif.
(man)