Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Pemkab Lutim dan TNI-Polri 'Serbu' Pasar Malili Lewat Aksi JBJ
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 06 Februari 2026 - 14:22 WIB
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mengukuhkan kolaborasi lintas sektor melalui gerakan "Jum’at Bersih Juara" (JBJ). Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali mengukuhkan kolaborasi lintas sektor melalui gerakan "Jum’at Bersih Juara" (JBJ).
Menggandeng TNI dan Polri, aksi bersih-bersih massal ini menyasar titik vital aktivitas ekonomi masyarakat, yakni Pasar Tradisional Malili dan fasilitas publik di Gedung Wanita Simpurusiang, Jumat (06/02/26).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan representasi kehadiran negara dalam memberikan kenyamanan pada fasilitas publik. Hadir langsung dalam aksi tersebut Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto, Pabung Kodim 1403/Palopo, Mayor Arm. Syafaruddin, serta jajaran Kepala OPD yang membaur bersama ASN dan warga.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, menegaskan bahwa gerakan JBJ adalah instrumen penting untuk mengubah wajah fasilitas publik menjadi lebih sehat. Menurutnya, pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi harus menjadi cermin kebersihan daerah.
"Kami ingin menciptakan ekosistem pasar yang nyaman. Jika lingkungannya sehat, masyarakat akan lebih tenang dalam bertransaksi. Ini adalah wujud nyata kepedulian kolektif kami bersama TNI dan Polri," ujar Umar di sela kegiatan.
Senada dengan itu, Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto, menjelaskan aspek ketertiban sosial di balik aksi kebersihan ini. Ia menilai lingkungan yang tertata dan bersih secara tidak langsung akan memengaruhi psikologi masyarakat untuk lebih tertib dan sehat. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk memelihara fasilitas yang sudah dibersihkan secara swadaya.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari pihak TNI. Pabung Kodim 1403/Palopo, Mayor Arm. Syafaruddin, mengapresiasi semangat gotong royong yang kembali dibangkitkan melalui JBJ.
Menggandeng TNI dan Polri, aksi bersih-bersih massal ini menyasar titik vital aktivitas ekonomi masyarakat, yakni Pasar Tradisional Malili dan fasilitas publik di Gedung Wanita Simpurusiang, Jumat (06/02/26).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan representasi kehadiran negara dalam memberikan kenyamanan pada fasilitas publik. Hadir langsung dalam aksi tersebut Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto, Pabung Kodim 1403/Palopo, Mayor Arm. Syafaruddin, serta jajaran Kepala OPD yang membaur bersama ASN dan warga.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, menegaskan bahwa gerakan JBJ adalah instrumen penting untuk mengubah wajah fasilitas publik menjadi lebih sehat. Menurutnya, pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi harus menjadi cermin kebersihan daerah.
"Kami ingin menciptakan ekosistem pasar yang nyaman. Jika lingkungannya sehat, masyarakat akan lebih tenang dalam bertransaksi. Ini adalah wujud nyata kepedulian kolektif kami bersama TNI dan Polri," ujar Umar di sela kegiatan.
Senada dengan itu, Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto, menjelaskan aspek ketertiban sosial di balik aksi kebersihan ini. Ia menilai lingkungan yang tertata dan bersih secara tidak langsung akan memengaruhi psikologi masyarakat untuk lebih tertib dan sehat. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk memelihara fasilitas yang sudah dibersihkan secara swadaya.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari pihak TNI. Pabung Kodim 1403/Palopo, Mayor Arm. Syafaruddin, mengapresiasi semangat gotong royong yang kembali dibangkitkan melalui JBJ.