BGN Tutup Sementara Dapur SPPG Ujung Mallusetasi di Parepare
Wahyu Ady
Selasa, 17 Februari 2026 - 22:06 WIB
SPPG Mallusetasi Yang Ditutup Sementara Oleh BGN. Foto: Wahyu Ady
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Mallusetasi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Pemberhentian sementara ini, dibenarkan langsung oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Parepare, Bagus Triantoro. "Iya betul, penutupan sementara oleh BGN terkait masalah administrasi dapur," kata Bagus, Selasa (17/02/2026).
Saat ditanya terkait adanya pergantian yayasan, Bagus Triantoro mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat mengetahuinya karena yang menentukan adalah BGN pusat.
"Kalau masalah itu (pergantian yayasan), kami tidak tahu. Kami cuman menunggu apa hasilnya nanti dari BGN pusat terkait permasalahan dapur SPPG Mallusetasi," ujarnya.
Bagus menerangkan, selama dapur SPPG Mallusetasi masih dalam masa penutupan sementara, penerima manfaat di alihkan ke SPPG lain yang telah beroperasi.
"Untuk penerima manfaat, kami sudah sudah atur skemanya. Dapur yang mengambil alih penerima manfaat merupakan dapur yang paling dekat dengan dapur yang ditutup sementara," terangnya.
Perlu diketahui, SPPG Mallusetasi menangani sebanyak 3.363 orang penerima manfaat yang terdiri dari 3.244 orang peserta didik dan tenaga pendidik, 90 orang balita, 16 orang Ibu Menyusui (Busui), serta 13 orang Ibu Hamil (Bumil).
Pemberhentian sementara ini, dibenarkan langsung oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Parepare, Bagus Triantoro. "Iya betul, penutupan sementara oleh BGN terkait masalah administrasi dapur," kata Bagus, Selasa (17/02/2026).
Saat ditanya terkait adanya pergantian yayasan, Bagus Triantoro mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat mengetahuinya karena yang menentukan adalah BGN pusat.
"Kalau masalah itu (pergantian yayasan), kami tidak tahu. Kami cuman menunggu apa hasilnya nanti dari BGN pusat terkait permasalahan dapur SPPG Mallusetasi," ujarnya.
Bagus menerangkan, selama dapur SPPG Mallusetasi masih dalam masa penutupan sementara, penerima manfaat di alihkan ke SPPG lain yang telah beroperasi.
"Untuk penerima manfaat, kami sudah sudah atur skemanya. Dapur yang mengambil alih penerima manfaat merupakan dapur yang paling dekat dengan dapur yang ditutup sementara," terangnya.
Perlu diketahui, SPPG Mallusetasi menangani sebanyak 3.363 orang penerima manfaat yang terdiri dari 3.244 orang peserta didik dan tenaga pendidik, 90 orang balita, 16 orang Ibu Menyusui (Busui), serta 13 orang Ibu Hamil (Bumil).