Baznas Maros Target Himpunan ZIS Rp1,3 Miliar Ramadan 1447 H
Najmi S Limonu
Kamis, 19 Februari 2026 - 11:42 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada Ramadan 1447 Hijriah sebesar Rp1,3 miliar. Target tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya sebagai upaya memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya mustahik.
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, mengatakan peningkatan target dilakukan melalui penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran menunaikan ZIS semakin tinggi.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menguatkan kepedulian sosial. Tahun ini kami menargetkan Rp1,3 miliar agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, edukasi dilakukan secara masif untuk membangun kesadaran bahwa harta yang dimiliki mengandung hak orang lain.
“Edukasi dilakukan secara masif guna membangun kesadaran harta yang dimiliki merupakan titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain,” jelasnya.
Menurut Ansar, ZIS tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemerataan kesejahteraan. Dana yang terhimpun akan disalurkan melalui berbagai program Ramadan yang disiapkan Baznas Maros.
Salah satu program utama adalah “Bahagia Ramadan” yang menyasar kaum duafa di 103 kelurahan dan desa se-Kabupaten Maros. Selain itu, Baznas juga menghadirkan Program Berbagi Bahagia bagi anak-anak yatim serta kegiatan sosial lainnya.
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, mengatakan peningkatan target dilakukan melalui penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran menunaikan ZIS semakin tinggi.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk menguatkan kepedulian sosial. Tahun ini kami menargetkan Rp1,3 miliar agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, edukasi dilakukan secara masif untuk membangun kesadaran bahwa harta yang dimiliki mengandung hak orang lain.
“Edukasi dilakukan secara masif guna membangun kesadaran harta yang dimiliki merupakan titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain,” jelasnya.
Menurut Ansar, ZIS tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemerataan kesejahteraan. Dana yang terhimpun akan disalurkan melalui berbagai program Ramadan yang disiapkan Baznas Maros.
Salah satu program utama adalah “Bahagia Ramadan” yang menyasar kaum duafa di 103 kelurahan dan desa se-Kabupaten Maros. Selain itu, Baznas juga menghadirkan Program Berbagi Bahagia bagi anak-anak yatim serta kegiatan sosial lainnya.