Hampir Setahun Berjalan, SPPG Pertama di Parepare Ternyata Belum Kantongi SLHS
Wahyu Ady
Senin, 23 Februari 2026 - 16:11 WIB
Suasana SPPG Lumpue 1 yang Disebut Dinkes belum mengantongi SLHS. Foto: Istimewa
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare sudah hampir berjalan satu tahun. Namun, masih ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) yang menjadi salah satu syarat memperkuat keamanan pangan.
Parahnya lagi, SPPG yang belum mengantongi SLHS merupakan SPPG Pertama yang beroperasi di Kota Parepare. Padahal, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) untuk memberikan kemudahan kepada SPPG dalam pengurusan penerbitan SLHS.
SPPG tersebut merupakan SPPG Lumpue 1 dibawah naungan yayasan Berkah Ininnawa Nusantara. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.053 orang yang terbagi menjadi 3045 orang peserta didik dan tenaga pendidik serta 18 orang Ibu Hamil (Bumil).
Pegawai Dinas Kesehatan Kota Parepare, Aisjah Idris mengatakan bahwa SPPG Lumpue masih sementara dalam pengurusan penerbitan SLHS.
"Untuk Lumpue, masih sementara proses pengurusan penerbitan SLHS. Kami juga harus melakukan pengecekan lagi," kata Aisjah pada Senin (23/02/2026).
Perlu diketahui, SPPG Lumpue 1 merupakan SPPG pertama di Kota Parepare yang beroperasi tanggal 12 Juni 2026. Dari awal beroperasi SPPG Lumpue 1 belum mengantongi SLHS.
Dari seluruh SPPG yang ada di Kota Parepare. Masih sebanyak tujuh SPPG yang telah mengantongi SLHS yang mana diantaranya SPPG Cappa Galung, Bukit Indah, Mallusetasi, Galung Maloang, Kampung Baru, Bumi Harapan dan Bumi Harapan 2.
Parahnya lagi, SPPG yang belum mengantongi SLHS merupakan SPPG Pertama yang beroperasi di Kota Parepare. Padahal, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) untuk memberikan kemudahan kepada SPPG dalam pengurusan penerbitan SLHS.
SPPG tersebut merupakan SPPG Lumpue 1 dibawah naungan yayasan Berkah Ininnawa Nusantara. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.053 orang yang terbagi menjadi 3045 orang peserta didik dan tenaga pendidik serta 18 orang Ibu Hamil (Bumil).
Pegawai Dinas Kesehatan Kota Parepare, Aisjah Idris mengatakan bahwa SPPG Lumpue masih sementara dalam pengurusan penerbitan SLHS.
"Untuk Lumpue, masih sementara proses pengurusan penerbitan SLHS. Kami juga harus melakukan pengecekan lagi," kata Aisjah pada Senin (23/02/2026).
Perlu diketahui, SPPG Lumpue 1 merupakan SPPG pertama di Kota Parepare yang beroperasi tanggal 12 Juni 2026. Dari awal beroperasi SPPG Lumpue 1 belum mengantongi SLHS.
Dari seluruh SPPG yang ada di Kota Parepare. Masih sebanyak tujuh SPPG yang telah mengantongi SLHS yang mana diantaranya SPPG Cappa Galung, Bukit Indah, Mallusetasi, Galung Maloang, Kampung Baru, Bumi Harapan dan Bumi Harapan 2.