Tekan Angka Kecelakaan di Gowa, Asmo Sulsel Edukasi Aparat Kelurahan Tombolo Safety Riding
Tim SINDOmakassar
Selasa, 03 Maret 2026 - 14:53 WIB
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel). Kali ini, edukasi safety riding digelar di Kantor Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan oleh Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel). Kali ini, edukasi safety riding digelar di Kantor Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada Selasa, (3/03/2026).
Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Polsek Somba Opu, dengan tujuan bersama menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil survei, Kabupaten Gowa tercatat sebagai daerah dengan angka kecelakaan tertinggi di wilayah sekitar, sehingga diperlukan langkah preventif yang lebih masif dan menyentuh langsung masyarakat. Melihat kondisi tersebut, edukasi tidak hanya menyasar pelajar atau komunitas, tetapi juga aparat kelurahan yang memiliki peran strategis dalam lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari aparat kelurahan, perangkat RT dan RW, hingga perwakilan Karang Taruna. Mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi dan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.
Edukasi dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam pemaparannya, Wanny menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan, khususnya faktor kelalaian manusia seperti kurangnya fokus saat berkendara, tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga mengabaikan aturan lalu lintas.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara lengkap, seperti helm berstandar keamanan, jaket, sarung tangan, serta sepatu yang sesuai.
“Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Jika aparat kelurahan memahami dan menyampaikan kembali pentingnya #Cari_Aman kepada warga, maka dampaknya bisa jauh lebih luas. Kita ingin membangun budaya tertib berlalu lintas mulai dari lingkungan terkecil,” ujar Wanny.
Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Polsek Somba Opu, dengan tujuan bersama menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil survei, Kabupaten Gowa tercatat sebagai daerah dengan angka kecelakaan tertinggi di wilayah sekitar, sehingga diperlukan langkah preventif yang lebih masif dan menyentuh langsung masyarakat. Melihat kondisi tersebut, edukasi tidak hanya menyasar pelajar atau komunitas, tetapi juga aparat kelurahan yang memiliki peran strategis dalam lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari aparat kelurahan, perangkat RT dan RW, hingga perwakilan Karang Taruna. Mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi dan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.
Edukasi dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam pemaparannya, Wanny menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan, khususnya faktor kelalaian manusia seperti kurangnya fokus saat berkendara, tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga mengabaikan aturan lalu lintas.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara lengkap, seperti helm berstandar keamanan, jaket, sarung tangan, serta sepatu yang sesuai.
“Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Jika aparat kelurahan memahami dan menyampaikan kembali pentingnya #Cari_Aman kepada warga, maka dampaknya bisa jauh lebih luas. Kita ingin membangun budaya tertib berlalu lintas mulai dari lingkungan terkecil,” ujar Wanny.