home sulsel

Pemkab Luwu & MDA Realisasikan Program Aspirasi 21 Desa Wilayah Operasional

Rabu, 04 Maret 2026 - 14:19 WIB
Forum Desa yang telah digelar di 21 desa di empat kecamatan kini memasuki tahap implementasi program oleh Pemkab Luwu dan MDA. Foto/Istimewa
Forum Desa yang telah digelar di 21 desa di empat kecamatan kini memasuki tahap implementasi program. Aspirasi yang dihimpun dari masyarakat melalui kunjungan dan pertemuan langsung telah dipetakan dan diselaraskan antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA). Hasilnya, sejumlah program bantuan dan kerja mulai direalisasikan.

Pada acara Silaturahmi Forum Desa, berbagai inisiatif penting diserahkan sebagai tindak lanjut dari hasil forum. Salah satu program yang diimplementasikan adalah bantuan relokasi intake dan jalur transmisi pipa Perumda Tirta Latimojong. Program ini, yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan MDA, bertujuan memperkuat sistem penyediaan air bersih untuk masyarakat di wilayah Latimojong hingga Belopa dan sekitarnya.

Selain itu, diserahkan juga program pipanisasi air bersih untuk lebih dari 100 kepala keluarga di Desa Rante Balla. Program ini adalah hasil kolaborasi antara Kodim 1403/Palopo dan MDA. Tak ketinggalan, beasiswa GenMAS untuk mahasiswa berprestasi, serta dukungan program lainnya untuk 21 desa di wilayah operasional MDA turut diserahkan.

Acara yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Luwu ini dihadiri oleh kepala desa dan camat dari 21 desa wilayah operasional MDA, serta jajaran pemerintah daerah dan perusahaan. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Kapolres Luwu, Dandim 1403/Palopo, Ketua DPRD Luwu, serta perwakilan OPD terkait.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menyatakan bahwa Forum Desa merupakan bagian dari pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat. “Aspirasi yang disampaikan dalam Forum Desa kita himpun, kita petakan, lalu kita selaraskan dengan arah pembangunan daerah. Program yang direalisasikan hari ini merupakan tindak lanjut dari proses tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperkuat kapasitas daerah. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kelangsungan investasi di wilayah Luwu,” tambahnya.

Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, menyampaikan dukungannya terhadap proses fasilitasi isu-isu sosial yang melibatkan masyarakat dan perusahaan. “Ini merupakan bagian dari dukungan kami agar investasi di Kabupaten Luwu dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya