Bupati Maros Lantik 129 Pejabat, Jabatan Hampir 100 Persen Terisi
Najmi S Limonu
Senin, 30 Maret 2026 - 11:29 WIB
Bupati Maros AS Chaidir Syam melantik dan mengambil sumpah pejabat di Lapangan Pallantikang. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Pemerintah Kabupaten Maros melantik 129 pejabat struktural dan fungsional, Senin (30/3/2026). Pelantikan berlangsung di Lapangan Pallangtikang dan dirangkaikan dengan apel pagi.
Pelantikan ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal serta mendukung pencapaian target program pembangunan.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa pejabat yang dilantik terdiri dari unsur struktural dan fungsional dengan total 129 orang.
"Hari ini kita melantik pejabat struktural dan fungsional, jumlahnya sekitar 129 orang. Alhamdulillah, saat ini di Pemerintah Kabupaten Maros sudah hampir 99 persen jabatan terisi," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini hampir tidak ada lagi jabatan yang kosong di lingkup Pemkab Maros. Dengan kondisi tersebut, diharapkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) semakin meningkat.
"Kita berharap dengan terisinya seluruh jabatan, para pejabat bisa bekerja lebih fokus dan maksimal sehingga target-target program ke depan dapat tercapai," jelasnya.
Chaidir menambahkan, proses pengisian jabatan telah melalui tahapan yang panjang, mulai dari penilaian kepangkatan hingga evaluasi kinerja oleh atasan masing-masing.
Pelantikan ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal serta mendukung pencapaian target program pembangunan.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa pejabat yang dilantik terdiri dari unsur struktural dan fungsional dengan total 129 orang.
"Hari ini kita melantik pejabat struktural dan fungsional, jumlahnya sekitar 129 orang. Alhamdulillah, saat ini di Pemerintah Kabupaten Maros sudah hampir 99 persen jabatan terisi," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini hampir tidak ada lagi jabatan yang kosong di lingkup Pemkab Maros. Dengan kondisi tersebut, diharapkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) semakin meningkat.
"Kita berharap dengan terisinya seluruh jabatan, para pejabat bisa bekerja lebih fokus dan maksimal sehingga target-target program ke depan dapat tercapai," jelasnya.
Chaidir menambahkan, proses pengisian jabatan telah melalui tahapan yang panjang, mulai dari penilaian kepangkatan hingga evaluasi kinerja oleh atasan masing-masing.